oleh

TIMPORA TTU Lakukan Operasi Gabungan di Jalur Ilegal PLBN Wini

KEFAMENANU, TIMORline.com-Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) di Kawasan Perbatasan RI-RDTL melakukan operasi gabungan pada Senin (22/11/2021).

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II TPI Atambua K.A. Halim dalam rilisnya yang diterima redaksi TIMORline.com, Senin (22/11/2021) sore, menjelaskan, Operasi Gabungan TIMPORA itu dilakukan sebagai tindaklanjut Rapat Koordinasi TIMPORA TTU yang dilaksanakan pada Kamis, 18 Nopember 2021 lalu.

Operasi gabungan ini juga diawali dengan rapat persiapan di Aula Kantor Kecamatan Insana Utara. Hadir pada kesempatan itu, Camat Insana Utara, Kapolsek Insana Utara, Danbrimob Insana Utara, Danpospol PLBN Wini, Dansatgas PLBN Wini, Pihak Bea Cukai, Pihak Karantina Kesehatan dan pihak BNPP PLBN Motaain.

Mengutip informasi yang diungkap Kepala Seksi Inteldakim Kanim Atambua Yehezkiel Djami selaku Sekretaris Timpora Kabupaten TTU, Halim mengatakan, isu yang menonjol di Kabupaten TTU adalah perlintasan orang asing melalui jalur ilegal.

Atas informasi tersebut, yang disasar dalam operasi gabungan kali ini adalah jalur ilegal yang biasa digunakan pelintas ilegal untuk melintas masuk wilayah Indonesia.

Karena itulah, setelah rapat persiapan, TIMPORA langsung menuju lokasi tempat diduga jalur ilegal yang biasa digunakan pelintas ilegal untuk masuk atau keluar wilayah Indonesia.

“Tim melakukan peninjauan langsung ke jalur yang diduga biasa digunakan pelintas ilegal. Jalur ini berada di wilayah pantai yang menghubungkan pantai negara RI dan Timor Leste. Diduga pelintas ilegal melintas masuk atau keluar wilayah Indonesia melalui garis pantai yang menghubungkan kedua negara”, tandas Halim.

Menurut Halim, di sekitar wilayah ini terdapat tugu/patok batas yang menandakan wilayah teritorial kedua negara masing-masing. Melalui operasi gabungan ini, seluruh stakeholders yang berada di wilayah perbatasan berkomitmen untuk tetap melakukan pengawasan dan pemantauan terkait perlintasan ilegal terutama di saat menjelang hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga:  Kejagung perlu Klarifikasi Alasan Kejati NTT Masuk dalam Sengketa Lahan Pemkab Mabar

Setelah selesai melakukan operasi di jalur ilegal, tim kembali ke aula untuk melakukan rapat evaluasi. “Sesuai hasil rapat evaluasi, semua stakeholders bersepakat agar semua kembali ke tugas dan fungsi masing-masing instansi dalam melakukan pengawasan orang asing di wilayah sekitar PLBN Wini

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar