oleh

Komite I DPD RI Dorong Pembangunan IKN Jadi Solusi Peningkatan Kehidupan Sosekbud Masyarakat

JAKARTA, TIMORline.com-Komite I DPD RI membahas wacana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN dan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR di Ruang Rapat Sriwijaya, Gedung DPD RI, Senayan, Senin (22/11/2021).

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi dalam sambutannya menyatakan,  pembangunan dan pengelolaan IKN yang sedianya bertujuan untuk mewujudkan kota yang ideal yang dapat menjadi acuan (role model) bagi pembangunan dan pengelolaan kota di Indonesia dan dunia ini memerlukan pertimbangan secara ekonomis, sosiologis dan ekologis. Sebab, pemindahan IKN harus menjadi solusi bagi peningkatan kehidupan Sosial, Ekonomi dan Budaya (Sosekbud) masyarakat.

Tidak hanya itu, pertimbangan aspek teknis kesiapan lahan dan kesiapan konstruksi tidak kalah pentingnya. Pada aspek ini diperlukan pembiayaan yang sangat besar dan waktu yang cukup lama.

Secara teknis, kata Fachrul, pembangunan IKN memerlukan penataan ruang dan kewilayahan yang matang. Pemerintah perlu meninjau kembali rencana pemindahan Ibukota Negara ini. Untuk mewujudkan itu semua bukanlah pekerjaan yang mudah dan sederhana.

“Pasti ada tantangan yang dihadapi dan memerlukan sumber daya yang luar biasa besar terutama dari segi pembiayaan”, ungkap Facrul.

Pada kesempatan itu Dirjen Tata Ruang pada Kementerian ATR/BPN menyampaikan, saat ini Kementerian ATR/BPN masih terus menyiapkan berbagai perencanaan strategis IKN yang dibutuhkan.

”Oleh karena itu kami sangat mengharapkan dukungan dan masukan dari lembaga manapun termasuk DPD RI,” ujar Dirjen itu.

Hal senada disampaikan Dirjen Cipta Karya pada Kementerian PUPR RI  bahwa fokus pembangunan IKN pada rencana Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sehingga skala prioritas tersebut bisa dipertimbangkan oleh berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan dengan sebaik mungkin.

Baca Juga:  Dialog 'Rahasia' Benyamin Mali Michael dengan Anaknya tentang RAJA

Ibukota Negara Baru sendiri akan melewati berbagai tahapan dan rancangan pembangunan yang panjang tetapi dalam waktu dekat ini IKN sendiri akan berfokus kepada pembangunan KIPP,” demikian Fachrul. (*/TL)

Editor: Cyriakus Kiik

Komentar