oleh

Makna Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam dan Hari Orang Muda Katolik

Catatan: Pino Rokan, Kolumnis Religi

HARI Raya YESUS KRISTUS sebagai RAJA SEMESTA ALAM”, sekaligus “Hari ORANG MUDA ‘KATOLIKDUNIA”! Bermakna substansi mengingatkan “Orang Muda Dunia” tidak hanya “katoliksaja, untuk dalam “KESADARAN HIDUP BERTOBAT” menjadi “MANUSIA BARU” seperti “SAULUS” yang “BERTOBAT-DITOBATKAN” oleh “YESUS KRISTUS” sehingga berubah namaPAULUS”!

“SAULUS” sosok “YAHUDI SEJATI” terubahkan sebagaiPAULUSsosokINTELEKTUAL TANGGUH GEREJA” yang menggelorakan “AJARAN KRISTUS” dalam “MENGGENAPI-MENYEMPURNAHKAN” pengajaran “HUKUM TAURAT YAHUDI”, demi “KESELAMATAN BANGSA YAHUDI” dan setiap “ORANG” yang “PERCAYA-BERIMAN” kepada “YESUS KRISTUS”!*

Maka konteks kekinian untuk menjemput era “ZAMAN AKHIR” yakni “KERAJAAN 1000 TAHUN” dipimpin “RAJA SEMESTA ALAM” (“YESUS KRISTUS”) didahului “7 TAHUN KESUSAHAN BESAR” (dalam 21 Tulah: “7 Meterai- 7 Sangkakala-7 Cawan”, Wahyu Yohanes), dituntut “WAJIB PERTOBATAN” suatu “GENERASI BARU” (tersurat “GENERASI MUDA”) DUNIAKATOLIK”! Tanda-tanda “berproses” dalam “WAJIB PERTOBATAN” untuk “BERPROSES SUATU GENERASI BARU”;

(1). “BERMASKER” di “MULUT” sebagai proses “WAJIB HIDUP BARU” dalam berbicara (“bertutur kata”) yang “terukur” (“terbatas”) dalam “ROH” & “KEBENARAN”, konteks menjemput “ZAMAN AKHIR” (bdk. Yohanes 4:20-26)!

(2). “BERCUCI TANGAN”, sebagai “TANDA” berbuat yang “BAIK” dalam “KEHIDUPAN” wajib “BERPROSES” untuk “HIDUP” yang “BENAR”!
Jadi “PROSES” berbuat “BAIK” senantiasa “TIDAK BOLEH” bergaya “Imam-imam Kepala-para Ahli Taurat-kaum Parisi” yang dikritik “YESUS KRISTUS” (bdk. Mateus 22-23).

(3). “BERJAGA JARAK”, sebagai “TANDA” berproses “HIDUP dalam “ROH” & “KEBENARAN” (“kudus”) untuk “KEBAIKAN KEHIDUPAN: yang “SUCI” (“bersih”)! Maka “HARUS ADA JARAK” (“Waspada-berhati-hati:) terhadap setiap “ORANG ” yang hidupnya berciri “MUNAFIK-PARISI” (“simbol SUMBER PENJAHAT sesungguhnya) seperti dikritik YESUS KRISTUS (Mateus 22 dan 23). Kewaspadaan (melalui tanda “BERJAGA JARAK”) agar dapat berhasil berproses “MENJADI GENERASI BARU” yang “BERTOBAT” dalam hidup kehidupan TIDAK BAGAI KAUM PARISI-MUNAFIK” agar “TERSELAMATKAN” saat tertiup “SANGKAKALA” (bdk. Mateus 24) untuk bersama YESUS KRISTUS” dalam “KERAJAAN 1000 TAHUN” (bdk. Wahyu 20: 1-6) yang dipimpin-Nya sebagaiRAJA SEMESTA ALAM ” yang “KEKAL” (bdk Wahyu 11:15), kelak dalam “LANGIT-BUMI” yang “BARU” /”YERUSALEM BARU” (“LEWO TANAH mu’ren” dalam “KEYAKINAN LAMAHOLOT” di Nusa Tenggara Timur) bdk.Wahyu 21.

Baca Juga:  Warga Desa Angkaes di Malaka Pertanyakan Pemanfaatan Anggaran TP-PKK Empat Tahun Anggaran

Misteri ilahi “HIDUP” dalam “ROH” & “KEBENARAN” seperti disampaikan “YESUS KRISTUS” kepada “PEREMPUAN SAMARIA” (Yohanes 4:20-26). Juga sepertinya menjadi “Rahasia ke 3” dari “Penampakan” di Fatima-Portugal 1917 oleh “BUNDA MARIA”! yang baru diumumkan Vatikan pada awal tahun 2000! Sesungguhnya kelak terungkap setelah “terbukanya Meterai 6” (Wahyu 6: 12-17), tercermati sekitar akhir September-awal Oktober 2026, diikuti dengan “terbukanya Meterai 7” sekalian “penyerahan 7 Sangkakala”!(bdk. Wahyu 8;1-2)! Tercermati “HASIL AKHIRdari “TERBUKANYA 7 METERAI”, terjadi keselamatan untuk “Orang-orang Pilihan” baik yang “TETAP masih HIDUP” karena “PERTOBATAN”, yang dilakukan oleh “MALEKAT” berasal dariTEMPAT MATAHARI TERBIT”/”SURGA” (bdk. Wahyu 7: 1-4) maupun “SUDAH MENINGGAL DIBANGKITKAN” (bdk. Wahyu 7:9-17) untuk “MASUK” ke dalam “SURGA”!***

“Terbukanya Meterai 6” maka terjadi perubahan gelobal “geografi dunia”, kembali ke era substanfif dalam “tanda” kembalinya “persiapan” untuk “kehidupan SURGA” menjadi “NYATA” di “BUMI” (kelak “KERAJAAN 1000 TAHUN” bdk.Wahyu 20:1-6, dipimpin oleh “ISA AL MASEH” (“YESUS KRISTUS!”) bdk. Wahyu 11:15 saat “tertiupnya Sangkakala 7″. Namun masih diberi kesempatan kekuasaan (bdk.Wahyu 13;7-8 ) kaum 666/”antiKristus” (bdk. Wahyu 13:1-10) dan “nabi palsu” (bdk.Wahyu 13:11-18). Pemberian “kesempatan” itu dalam “masa tertumpahnya 7 Cawan murka ALLAH” (bdk. Wahyu 16) demi “KESEMPATAN TERAKHIRbuat “PERTOBATAN ORANG KUDUS” (bdk.Wahyu 13:7) karena “kategori ORANG KUDUS pelataran/balaiuring” (bdk. Wahyu 12;17), terprediksi berlangsung Juli 2027-Desember 2030! Namun karena “Doa” dan “Pertobatan” dari “ORANG-ORANG PILIHAN”!, maka “waktunya DIPERSINGKAT” (bdk. Mateus 24:22).

Persiapan melalui “pengandungan” kehidupan “zaitun asli” dan “zaitun liar” (terbukanya Meterai 7 dan penyerahan 7 Sangkakala, bdk. Wahyu 8:1-5). Bermakna “SETIAP ORANG PERCAYA YANG BERTOBAT” untuk “terlindungi” dalam setiap “tertiupnya Sangkakala 1 sampai Sangkakala 7! “TERLINDUNGI” karena dalam proses pengandungan secara “metafisis” (bdk. Wahyu 12: 1-4) selama 9 bulan (terprediksi Oktober 2026-Juni 2027) dan “terselamatkan” (“dilahirkan kelak”) secara “gaib” melalui “pengangkatan” /”ruang Maha Kudus” (bdk. Wahyu 12:5), dan “pengungsian”/”ruang Kudus” (bdk. Wahyu 12:6 dan 14). Sedangkan “Orang-orang Beriman” yang “belum terselamatkan karena belum mau berubah sepenuhnya dalam proses pertobatan” senantiasa “masih tertinggal di pelataran/ruang “Balaiuring” (bdk. Wahyu 12:17).

Baca Juga:  Sadis!!! Oknum Polsek Kalideres Bunuh 1 Anggota TNI, 2 Warga Sipil dan 1 Warga Luka Serius

Maka tercermati secara metafisis kelak “BERPROSES HIDUP MENYEMBAH dalam ROH & KEBENARAN: di GUNUNG BATU ALLAH” saat kembalinya “geografi gelobal dunia” penunjuk “kembalinya kehidupan SURGA” (akibat “terbukanya Meterai 6)! melalui kehadiran kembali “Benua ATLANTIS” (dalam “KODA LAMAHOLOT”: “Betu’ke (simbol “Burung Puyuh”)-Tana betu”ke gere-Gere gelu gehan kura” (bdk. subtansi makna “terbukanya Meterai 6, Wahyu 6; 14).

Tentu “ILE BOLEN KARA NISA OLAsebagaiPILAR POROS BUMI” (kini di Pulau “ADONARA NUHA NEBON”(“ADONARA”: “Intisari Bumi/Dada Bumi yang tidak hilang”, kelak menjadi “penunjuk” menyatunya kembali listofer!/”setiap daratan baru dari benua Atlantis”!/”SURGA” yang “Hilang”), di NUSA TENGGARA TIMUR) menjadi arah kiblat setiap orang “MENYEMBAH” dalam “ROH” & “KEBENARAN” di era “7 Sangkakala” !***

Dataran Lembah “Hinga Nara 0”- “Bahi Lewo 8” Bolen Dulan Doro-“Adonara Nuha Nebon”, Minggu Malam 21 November 2021.

Komentar