oleh

Emanuel Makaraek Mengaku Dirugikan Pemberitaan Media Terkait Rekomendasi KASN

BETUN, TIMORline.com-Emanuel Makaraek, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Malaka di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku sangat dirugikan pemberitaan media setempat terkait rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang ditujukan kepada Bupati Malaka.

Sebab, sebetulnya namanya belum ada dalam rekomendasi itu. Tetapi, saat rekomendasi itu diumumkan pihak Bawaslu Kabupaten Malaka, namanya juga disebut-sebut termasuk ASN yang direkomendasikan KASN kepada Bupati Malaka untuk dikenai hukuman disiplin kategori ringan.

Nama saya belum ada rekomendasinya dari KASN. Nama saya ada kalau sudah ada keputusan terakhir KASN. Tetapi, ternyata nama saya belum ada keputusannya sehingga rekomendasinya belum ada. Dikatakan belum berarti bisa saja ada bisa saja tidak ada. Saya sendiri sudah tahu nama saya tidak ada”, tandas Emanuel yang menghubungi TIMORline.com melalui telpon selulernya, Rabu (17/11/2021) siang.

Menurut Emanuel, pemberitaan beberapa media yang menyebut namanya direkomendasikan KASN kepada Bupati Malaka untuk dikenai hukuman disiplin ringan sangat merugikan dirinya. Sebab, dengan demikian, dia tidak bisa mencalonkan diri dan dicalonkan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda).

Padahal, dalam aturan perundang-undangan ada pasal yang memberi ruang bagi ASN untuk mencalonkan diri dan dicalonkan.

Dalam Pilkada Malaka 2020, mantan Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Malaka ini menegaskan, “Saya tidak melanggar netralitas ASN”.

Sebab, saat itu dia tidak ke mana-mana, ke kiri atau ke kanan. “Saya lurus, lurus saja. Saya kampanye untuk diri sendiri, tidak berkampanye kepada orang lain”, tandas Emanuel.

Menurut Emanuel, dengan rekomendasi KASN itu, ASN Kabupaten Malaka tidak bisa menggunakan hak politiknya untuk mencalonkan diri atau dicalonkan dalam Pilkada.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Ketua DPRD Sikka Terpilih Tiba di Malaka

Nama Emanuel bersama-sama dengan 20 ASN lainnya diumumkan Bawaslu Kabupaten Malaka kepada wartawan dalam konferensi pers di Betun pada Senin, 15 Nopember 2021.

Pengumuman itu berkaitan dengan rekomendasi KASN kepada Bupati Malaka untuk sesegeranya memberikan sanksi kepada 21 ASN Kabupaten Malaka. Sebab, ke-21 ASN itu ditengarai terlibat politik praktis dan melanggar netralitas ASN saat Pilkada Serentak 2020.

Seperti diberitakan media, termasuk TIMORline.com, nama Emanuel termasuk ASN yang direkomendasikan KASN kepada Bupati Malaka untuk dikenai hukuman ringan. Dengan pemberitaan ini, pemberitaan sebelumnya sudah terkoreksi.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar