oleh

Kabupaten Malaka Butuh 268 Guru P3K

BETUN, TIMORline.com-Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan 268 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Tahun Anggaran (TA) 2021.

Untuk mendapatkan guru sebanyak itu, selama empat hari ke depan, terhitung Senin (13/09) sampai dengan Kamis (16/09), sekira 1.000 lebih Calon P3K mengikuti uji kompetensi di Kabupaten Malaka.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Malaka Yohanes Klau yang dihubungi melalui telp selulernya, Senin (13/09/2021) siang, menjelaskan, uji kompetensi itu dilakukan di tiga lokasi, yakni SMA Swasta Sinar Pancasila, SMA Negeri Harekakae dan SMA Negeri Bolan.

Ucapan selamat datang bagi para peserta uji kompetensi guru P3K di lokasi SMA Negeri Bolan Desa Fahiluka Kecamatan Malaka Tengah. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Menurut Yohanes, dari empat hari uji kompetensi yang dijadwalkan pemerintah, setiap hari ada 265 orang yang ikut ujian. Itu artinya selama empat hari ini, ada 1.000 lebih guru yang ikut ujian guru P3K.

“Melalui uji kompetensi ini, kita harapkan 268 guru P3K sesuai kuota yang ditentukan pusat untuk Kabupaten Malaka, dapat dipenuhi”, kata Plt. Kadis Yohanes.

Uji kompetensi ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Antara lain memakai masker, cuci tangan dan tidak berkerumun. Bahkan, untuk mengikuti tes ini, peserta harus mengantongi hasil Rapid Antigen.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan uji kompetensi ini, Bupati Malaka Dr Simon Nahak, SH, MH didampingi Plt. Kadis Dikbud Kabupaten Malaka Yohanes Klau memantau langsung suasana tiga lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan tes.

Pemantauan itu berawal di SMA Swasta Sinar Pancasila. Dilanjutkan ke SMA Negeri Harekakae dan berakkhir di SMA Negeri Bolan.

Hingga berita ini ditayangkan, tes sesi kedua masih berlangsung.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Baca Juga:  Bupati Malaka Serahkan Bantuan secara Simbolis bagi Korban Banjir di Desa Lawalu

Komentar