oleh

Satgas Pamtas RI-RDTL Motamasin Tangkap Pelibas Ilegal Asal Timor Leste

MOTAMASIN, TIMORline.com-Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL Yonarmed 6/3 Kostrad melalui anggota Pos Auren Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad menangkap seorang Pelintas Batas (Pelibas) Ilegal yang mengaku berkewarganegaraan Timor Leste pada Kamis (29/07/2021) sekira Pukul 00.50 Wita.

Penangkapan itu dilakukan setelah mendapat informasi dari warga sipil melalui telepon di Dusun Raihenek Desa Rainawe Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka Propinsi NTT.

Hal itu diungkapkan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad Letkol Arm Andang Radianto, SAP melalui Dan Kipur 3 Motamasin Yonarmed 6/3 Kostrad Lettu Arm Hasli, Kamis (29/07/2021) siang.

Danki Hasli menjelaskan, personil yang melaksanakan penangkapan Pelibas Ilegal itu dilaksanakan Praka Tamsir dan Prada Franher.

Sebagai Pelibas adalah Almerio Amaral (39), laki-laki, petani, beralamat di Ahiranai Desa Oges Kecamatan Suai Kota Distrik Covalima Timor Leste

Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Kipur 3 Motamasin Yonarmed 6/3 Kostrad pose bersama Almeiro Amaral sebelum diserahkan ke pihak Imigrasi setempat untuk selanjutnya dideportase ke negara asalnya Timor Leste, Kamis (29/07/2021) siang. (Foto: Istimewa).

Semula, pada Rabu 28 Juli 2021 sekira pukul 23.00 Wita,  anggota Pos Auren Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad Praka Tamsir sedang melaksanakan jaga. Dia mendapatkan laporan via telepon dari Dody, salah seorang warga sipil di Dusun Raihenek Desa Rainawe Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka Propinsi NTT.

Melalui telepon, yang bersangkutan mengaku melihat ada orang tidak dikenal dan mencurigakan berada di depan rumahnya.

Kemudian, sekira pukul 23.10 Wita, Praka Tamsir melaporkan hal tersebut kepada Dan Pos Auren  Letda Arm Andis dan selanjutnya diperintahkan Dan Pos Auren untuk mengecek ke lokasi atas kebenaran informasi tersebut bersama dengan satu orang anggota Pos Auren lainnya Prada Franher.

Setiba di lokasi, dilakukan penangkapan dan interogasi terhadap orang tidak dikenal dan mencurigakan tersebut. Sesuai hasil interogasi, yang bersangkutan mengaku berkewarganegaraan Timor Leste dan tidak membawa identitas diri serta legalitas untuk memasuki Wilayah Negara Indonesia.

Baca Juga:  Satgas Pamtas Timor dan Koramil 1618-03/Wini Gagalkan Penyelundupan Miras ke Timor Leste

Yang bersangkutan juga mengaku telah memasuki wilayah Negara Indonesia secara ilegal pada pukul 09.00 WITA dengan tujuan menjenguk keluarga, yakni saudara ibunya di Desa Raihenek Kecamatan Kobalima bernama Clementino Barros

Selanjutnya, pada Kamis 29 Juli 2021 sekira pukul 00.50 Wita, Pelibas Ilegal tersebut dibawa ke Pos Koramil setempat untuk dilakukan upaya pendalaman.

Pada Pukul 02.30 Wita, diperoleh informasi dari salah seorang Anggota Koramil Sertu Fandus tentang adanya rencana deportasi pelibas tersebut ke PLBN Motamasin pada pagi hari.

Pada pukul 09.30 Wita, bersama-sama dengan pihak Koramil dan Kepolisian menyerahkan pelibas tersebut ke pihak Imigrasi PLBN Motamasin untuk diproses lebih lanjut sebelum dideportasi ke negara RDTL.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar