oleh

Dari Musda Forkoma PMKRI NTT, Malaka Layak Jadi Show Window Indonesia

-Pariwisata-171 views

KUPANG, TIMORline.com-Delegasi Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai Kabupaten Malaka layak menjadi show window atau tanaman hias Indonesia di wilayah perbatasan.

Sebab, wilayah ini berbatasan langsung dengan dua negara, yakni dengan negara Australia berbatasan laut, sedangkan dengan negara Timor Leste berbatasan darat dan laut.

Hal ini terungkap dalam Pemandangan Umum Forkoma PMKRI Kabupaten Malaka dalam Musyawarah Daerah (Musda) Forkoma PMKRI NTT di Hotel Naka, Kupang, Sabtu (26/06/2021).

Pemandangan umum ini dibacakan Pimpinan Delegasi/Juru Bicara Forkoma PMKRI Kabupaten Malaka, Cyriakus Kiik

Berikut Pemandangan Umum Forkoma PMKRI Kabupaten Malaka, yakni:

1. Forkoma PMKRI NTT atas dukungan Forkoma kabupaten wajib membuat legalitas organisasi sebagai landasan óperasional Forkoma PMKRI NTT;

2. Forkoma PMKRI NTT wajib membuat data base alumni dengan menginventarisir keberadaan Alumni PMKRI secara berjenjang mulai dari wilayah terkecil di desa sampai dengan kecamatan dan kabupaten;

3. Forkoma PMKRI NTT wajib melakukan pendampingan dan penguatan kapasitas alumni dalam menjaga dan merawat persaudaraan dan memberdayakan alumni di wilayah masing-masing;

4. Forkoma PMKRI NTT wajib melakukan kajian dan analisis serta menerapkan kriteria-
kriteria tertentu yang berkaitan dengan kepentingan publik dalam suksesi kepemimpinan di NTT dan daerah masing-masing;

5. Forkoma PMKRI NTT wajib tanggap terhadap berbagai isu dan masalah sosial yang terjadi di propinsi nmaupun kabupaten demi kebaikan bersama (bonum commune) ;

6. Bahwa Forkoma PMKRI NTT berdiri sejak 2013 di bawah kepengurusan yang berkapasitas dan kredibel dengan sejumlah komitmen tetapi pengurus yang ada seolah tidak ada karena tidak ada kegiatan sama sekali hingga 2020. Atas pertimbangan ini, Forkoma PMKRI Kabupaten Malaka memandang perlu pentingnya diatur pembatasan masa jabatan pengurus dengan periode tiga tahunan atau empat tahunan;

Baca Juga:  22 Ton Pupuk Fortile 'Dibuang' di Harekain-Malaka

7. Bahwa salah satu agenda penting yang harus menjadi Keputusan dalam Musda ini adalah terpilihnya Ketua/Mandataris/Formatur Forkoma PMKRI NTT. Oleh karena itu, melalui
forum Musda Forkoma PMKRI NTT yang terhormat ini, Forkoma PMKRI Kabupaten Malaka mengajak Forum Musda Forkoma PMKRI NTT untuk mendukung calon Ketua Forkoma PMKRI NTT yang akan dipilih.

Sebagal salah satu daerah perbatasan, menurut Forkoma PMKRI Kabupaten Malaka, konsepsi pembangunan Malaka harus ditempatkan dalam bingkai pemberdayaan potensi dan kompetensi kader-kader alumni PMKRI.

Sebab, Kabupaten Malaka memang tergolong kabupaten muda tetapi
Potensinya layak mendapat perhatian dan sangat layak berkembang sebagai show window (tanaman hias)-nya Indonesa.

Delegasi Forkoma PMKRI Kabupaten Malaka yang mengikuti Musda ini terdiri dari delapan orang, yakni Hendrikus Fahik Taek, SH (Ketua),
Frederikus Seran (Sekretaris), Cyriakus Kiik (Juru Bicara/Ketua Delegası), John Seran Suri (Anggota), Egidius Atok (Anggota), Agustinus Atok (Anggota), Inyo Molo (Anggota) dan Marianus Robyanus Koen (Anggota).

Musda yang diikuti delegasi 12 Kabupaten/Kota ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (25-27/06/2021).

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar