oleh

TKD Malaka Demonstrasi di Kantor DPRD

BETUN, TIMORline.com-Belasan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi demonstrasi di Kantor DPRD setempat, Senin (21/06/2021).

Aksi ini dikoordinir Paskalis Nahak. Tampil sebagai orator adalah Robby Koen, Paskalis Nahak, Inyo Molo dan Roy Tey Seran.

Aksi ini bergerak dari depan Kantor Percetakan Maleo. Sekira 300 meter dari Kantor DPRDMalaka. Mereka menggunakan sebuah mobil pick-up yang memuat sound system dan beberapa orator.

Sesampai di depan Kantor DPRD Malaka, belasan TKD yang ikut dalam aksi ini langsung menyebar. Sementara Roy Tey Seran, Inyo Molo, Paskalis Nahak dan Robby Koen terus berorasi secara bergantian.

Para demonstran membentangkan poster dan spanduk di Halaman Kantor DPRD Malaka, Senin (21/06/2021). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Mereka juga membawa poster dan spanduk dengan isi bervariasi. Salah satu spanduk besar yang dibawa bertuliskan: Save Teda Malaka. Beberapa poster tertulis: Teda Beku, Gaji Fukun Cair.

Robby Koen, Robby Klau dan Inyo Molo kemudian melakukan koordinasi dengan Kasat Intel Polres Malaka Ipda Soleman Kolloh dan Kabag Ops Polres Malaka AKP Evodius Nuka bersama pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Malaka.

Koordinasi itu dimaksudkan untuk dilakukan pertemuan antara perwakilan TKD dengan pimpinan dan anggota Dewan.

Tak berapa lama kemudian, dilakukan pertemuan di Ruang Sidang Utama DPRD Malaka yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Malaka Devi Hermin Ndolu.

Agenda yang dibahas sebagai tuntutan para demonstran, yakni pembekuan TKD di Malaka per 15 Juni 2021.

Menurut para orator, antara lain Robby Koen dan Inyo Molo, pembekuan TKD itu sangat meresahkan masyarakat Malaka. Ini dipicu pernyataan Bupati Simon saat penutupan bulan Maria di Gua Lourdes Tubaki Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah pada 31 Mei 2021 lalu.

Pernyataan itu disusul dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati Malaka Dr Simon Nahak, SH, MH pada 15 Juni 2021 tentang Pemberhentian Tenaga Kontrak Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2021.

Baca Juga:  Dua Kali Rabatan sangat Membahayakan di Kecamatan Sasitamean

Pascapembekuan TKD tersebut, aktivitas birokrasi di semua instansi juga macet total. Sebab, sebagian besar tugas-tugas pemerintahan di semua instansi pemerintah dilakukan para TKD.

Saat dimulai dialog, Wakil Ketua DPRD Malaka Devi Hermin Ndolu menginformasikan kalau saat ini Bupati Malaka Simon Nahak tidak ada di Kota Malaka. Bupati Simon sedang berada di luar daerah sampai dengan 24 Juni 2021.

Wabup Kim Taolin juga diinformasikan sedang berada di luar Kota Malaka sampai dengan 22 Juni 2021. Sedangkan Sekda Malaka Donatus Bere belum ada informasi pasti kehadirannya.

Wakil Ketua DPRD Malaka Devi Hermin Ndolu memimpin pertemuan massa demonstrasi dengan pimpinan dan anggota DPRD Malaka di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Malaka, Senin (21/06/2021). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar Henri Melki Simu bersama koleganya Petrus Nahak dan anggota Dewan lainnya dari Partai Hanura Bernadette Luruk Seuk mengingatkan Wakil Ketua DPRD Devi Ndolu soal pertemuan setengah kamar antara pimpinan Dewan dengan Bupati Malaka Simon Nahak dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya. Sebab, hingga saat ini para anggota Dewan belum tahu hasil pertemuan setengah kamar dimaksud.

Pertemuan setengah kamar tentang TKD itu dijanjikan Ketua DPRD Malaka Adrianus Bria Seran saat RDP. Salah satu agenda dalam RDP itu adalah pembekuan TKD. Tetapi, agenda ini ditolak sebagian anggota Dewan untuk dibahas dalam RDP tersebut.

Di sela-sela dialog dengan demonstran, Wakil Ketua Devi Ndolu melakukan koordinasi dengan Sekda Malaka Donatus Bere terkait kesediaan Bupati Malaka Simon Nahak untuk bertemu demonstran guna menjelaskan pembekuan TKD.

Mengutip informasi yang disampaikan Sekda Donatus, Devi mengatakan, aspirasi yang disampaikan demonstran diterima saja pimpinan Dewan. Sepulang dari luar daerah, Bupati Simon akan bertemu pimpinan Dewan untuk membicarakan aspirasi dimaksud.

Atas informasi itu, di hadapan para demonstran, Devi berjanji untuk nantinya memertemukan para demonstran dengan Bupati Simon sepulangnya dari luar daerah.

Baca Juga:  Peduli Covid-19, Wagub NTT Bantu Komunitas Ursulin Atambua Beras 500 Kilogram

“Saya jamin, saya akan mempertemukan kalian dengan Pak Bupati”, demikian Devi.

Robby Koen selaku koordinator aksi demonstrasi tersebut kemudian menyerahkan Surat Pernyataan mereka kepada Wakil Ketua Devi Hermin Ndolu.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat semua satuan di lingkungan Polres Malaka di bawah pimpinan Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, SH, SIK dan Wakil Kapolres Malaka Kompol I Ketut Saba.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar