oleh

Ketua Komite I DPD RI Dukung Mamuju Jadi Ibukota Propinsi Sulawesi Barat

JAKARTA, TIMORline.com-Ketua Komite I DPD-RI Fachrul Razi, MIP mendukung Mamuju dijadikan Ibukota Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal ini diungkapkan Fachrul Razi dalam kunjungan kerjanya bersama Ketua DPD-RI LaNyalla Mattalitti ke Sulbar, Minggu (30/05/2021). Fachrul bersama beberapa Senator berada di Sulbar dalam rangkaian kunjungan kerja DPD-RI ke beberapa daerah propinsi di Indonesia.

Di Sulbar, DPD RI mendapat aspirasi masyarakat setempat kalau sejak mekar dari Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai propinsi induk, Sulbar belum punya ibukota. Sampai saat ini, Mamuju yang selama ini diposisikan sebagai ibukota Propinsi Sulbar masih berstatus sebagai wilayah kabupaten yang dikepalai seorang Bupati.

Atas kenyataan itu, Fachrul Razi mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk sesegera mungkin memroses Kabupaten Mamuju beralih status menjadi Kota Mamuju. Segala persyaratan administratif segera disiapkan agar proses penyiapan peraturan perundangannya dapat secepat mungkin dibahas oleh Senayan.

“Propinsi ini sudah berusia 15 tahun sejak dimekarkan, semestinya ibukota propinsinya sudah harus dipersiapkan sejak awal. Khan aneh jika ada propinsi tidak punya ibukota, yang ada ibukota kabupaten. Sampai kapan kondisi ini dibiarkan?” ujar Senator DPD-RI dari Aceh itu dengan nada tanya.

“Bisa saja satu wilayah kabupaten menjadi satu kota atau dimekarkan menjadi dua wilayah otonom, Kabupaten Mamuju dan Kota Mamuju. Tinggal lihat keterpenuhan persyaratannya sebagai suatu daerah kabupaten/kota,” kata Senator jebolan master Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia itu.

Pada akhir 2019, Komite I DPD RI telah mengupayakan ke Kementerian Dalam Negeri terkait penyiapan Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju dalam hubungannya dengan penetapan Ibukota Propinsi Sulbar secara definitif. Kendala utama yang dihadapi untuk perubahan status kabupaten menjadi kota saat itu adalah belum rampungnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten ini. (APL/Red)

Baca Juga:  Paul Un mulai 'Kepak Sayap' di Keluarga Fehan

Editor: Cyriakus Kiik

Komentar