oleh

Kades Bermasalah di Malaka sudah Kembalikan Uang Negara Rp1,3 Miliar

BETUN, TIMORline.com-Para Kepala Desa (Kades) bermasalah di Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Senin (24/05/2021) pukul 18.00 wita sudah mengembalikan uang negara sekira Rp1,3 miliar.

Hal itu diungkapkan Inspektur Inspektorat Kabupaten Malaka Remigius Leki kepada media di halaman kantornya, Selasa (25/05/2021) sesaat sebelum memenuhi panggilan mendadak Wakil Bupati (Wabup) Malaka Kim Taolin.

Menurut Remi, begitu akrabnya, uang negara dimaksud merupakan hasil temuan instansi yang dipimpinnya sejak 2014 hingga 2020. Namun, tidak dirincikan berapa Kades yang mengembalikan uang tersebut.

Sebab, setiap hari ada Kades dan mantan Kades yang mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Malaka untuk mengembalikan uang hasil temuan sebelumnya.

Pengembalian hasil temuan Inspektorat itu dilakukan para Kades dan mantan Kades atas desakan Bupati Malaka Dr Simon Nahak SH, MH dalam Audit 100 Hari Kerja-nya.

Sesuai temuan Inspektorat enam tahun terakhir, terhitung 2014-2020, puluhan Kades dan mantan Kades di kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste itu bermasalah secara hukum.

Diduga kuat pemanfaatan anggaran desa baik Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Dana Desa (DD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terindikasi korupsi.

Hingga pekan lalu, 12 Kades sudah direkomendasikan pihak Inspektorat Kabupaten Malaka ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Menurut Remi, tindaklanjut berkas ke-12 Kades itu sangat tergantung pada gelar perkara internal yang dilakukan Kejari Belu dan Inspektorat Malaka.

“Dalam gelar perkara itu akan diketahui berapa banyak berkas yang memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti secara hukum dan berapa yang tidak memenuhi syarat”, demikian Remi.

Baca Juga:  Persani NTT Serukan Persatuan Kaum Penyandang Disabilitas

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar