oleh

Ketua DPD RI Desak Pemerintah Kejar Pajak Netflix, Spotify dan Zoom

JAKARTA, TIMORline.com-Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendesak pemerintah Indonesia mengejar pajak penghasilan penggunaan produk digital seperti Netflix, Spotify hingga Zoom.

Sebab, penggunaan produk tersebut sangat tinggi di Indonesia. “Jumlah pengguna produk digital asing tersebut semakin tinggi saat pandemi Covid-19”, kata LaNyalla di Jakarta, Jumat (21/05/2021).

LaNyalla mengatakan, pihaknya mendukung upaya pemerintah untuk memaksimalkan pajak dari produk-produk tersebut. Sebab, kehadiran aplikasi digital tersebut sangat membantu masyarakat dalam mengurangi kejenuhan dalam menjalankan aktivitasnya dari rumah.

“Penggunaan yang sangat tinggi meraup keuntungan yang sangat besar bagi perusahaan aplikasi tersebut. Sayangnya pemerintah belum mampu mengenakan pajak penghasilan pada platform perusahaan digital asing tersebut”, kata LaNyalla, sambil menambahkan, pengenaan pajak itu sudah diatur dalam Perubahan Kelima UU tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Untuk mengenakan pajak tersebut, LaNyalla mendorong pemerintah segera membentuk Peraturan Pemerintah (PP) terkait pemungutan pajak. Pemerintah juga bisa membuat aturan lain yang dapat menjadi dasar kekuatan hukum untuk memungut pajak pada perusahaan digital asing yang beroperasi di Indonesia.

“Dasar hukum ini yang harus dibuat sebagai landasan untuk menarik pajak penghasilan dari perusahaan-perusahaan tersebut. Jadi, saya kira landasannya itu harus dibuat secepat mungkin,” demikian alumnus Universitas Brawijaya Malang ini.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Baca Juga:  Ketua DPD RI Komit Perjuangkan Nasib Guru Honorer

Komentar