oleh

Anggota DPRD TTU Janji Kawal Pekerjaan Ruas Jalan Tuntun-Tamis

KEFAMENANU, TIMORline.com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Dionesius Ulan, SPt, MSi di hadapan warga Desa Tuntun Tunnoe Kecamatan Miomaffo Timur dan Desa Oenain Kecamatan Insana Fafinesu berjanji akan mengawal aspirasi masyarakat sejumlah desa tersebut. Mereka sudah lama merindukan jalan raya tersebut untuk diaspal.

Dionesius menyampaikan hal tersebut dalam acara syukuran ke-Dewan-annya yang dilaksanakan bagi simpatisan di Desa Tunnoe Kecamatan Miomaffo Timur, Minggu (16/05/2021). Hal ini ditegaskannya dalam merespon keluhan warga tentang jalan yang menghubungkan dua kecamatan itu.

Menurut anggota DPRD TTU ini, dalam APBD 2021 sudah mencantumkan pembangunan jalan raya Tuntun -Tamis. “Tugas kami sebagai Dewan, tinggal mengawal dan mengawasi agar pekerjaan jalan tersebut dapat dilaksanakan sesuai perencanaan dan penganggaran yang ada, sehingga masyarakat dapat menikmatinya. Jadi, mau tidak mau harus dilaksanakan tahun ini,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah warga yang hadir memadati rumah almarhum Nikolas Ninmusu itu.

Sebelumnya dalam acara adat di rumah adat Ninmusu, sejumlah tua adat dari suku Nabu, Kolo dan Nino menitipkan harapan kepada anggota Dewan ini untuk mrmbantu memperjuangkan pembangunan jalan tersebut.

Leonardus Lalus Tonbesi, warga Desa Oenain yang hadir dalam acara adat tersebut menyatakan, masyarakat Tuntun, Jak, Tunnoe dan Oenain menitipkan jalan raya Tuntun-Tamis untuk  mendapatkan perhatian Pemkab TTU melalui DPRD terutama DPRD yang berasal dari Kecamatan Miomaffo Timur dan Insana Fafinesu untuk dibangun pada tahun anggaran 2021.

Sebab, menurut Leo Tunbeis, warga di beberapa desa ini sangat kesulitan akses jalan. Kondisi jalan yang ada sungguh memprihatinkan. Sebagian besar jalan aspal terputus-putus. Bahkan, kata Tunbeis, khusus untuk Desa Oenan sampai Tamis belum beraspal sehingga di musim hujan tidak bisa melewati jalan tersebut.

Baca Juga:  Satgas Pamtas Bersama NU Istighosah dan Doa untuk Indonesia

Hal serupa disampaikan Thobias Nabu bersama sejumlah tokoh masyarakat Tunnoe. Disaksikan media ini, mantan Kepala Desa Tunnoe dalam kesempatan itu mengatakan, masyarakat Jak Tuntun dan Oenain sangat mengharapkan adanya peningkatan jalan tersebut. Sebab, akses transportasi di antara dua kecamatan tersebut selama ini masih sulit dan kurang lancar. Sehingga, akses mereka ke kota mengalami hambatan.

Dia juga menguraikan, kondisi jalan mulai dari Desa Tuntun sampai Tamis sepanjang 6-7 kilometer ini aspal terputus-putus dan rusak parah. Sebagian ruas jalan mulai dari batas wilayah Desa Tunnoe dan Desa Oenain belum beraspal. Saat musim hujan warga benar-benar mengalami kesulitan.

Menurut Tobias, kondisi jalan raya Tuntun -Tamis yang demikian sudah disampaikan berulang-ulang kali kepada pemerintah dan Dewan.  Tapi belum juga terjawab hingga saat ini.

“Melalui kesempatam syukuran Dewan ini kami menitipkan harapan ini agar brrsama-sama anggota Dewan yang lainnya bahu-membahu menyuarakan hal tersebut”, demikian Tobias.

Dionesius Ulan merupakan anggota Dewan dari Fraksi Golkar yang baru dilantik 25 Maret 2021 menggantikan anggota Dewan Amandus Nahas yang pada September 20210 menggundurkan diri untuk maju pada Pilkada TTU.

Syukuran ini dilakukan di sejumlah titik basis yang pada pemilihan legislatif 2019 lalu memberikan suara bagi dirinya. Di Desa Jak dan Tunnoe merupakan titik yang ke-6.

Syukuran pertama kalinya dilakukan di Desa Bitefa kampung asalnya, menyusul Desa Femnasi, Desa Fatusene, Desa Tuntun dan Desa Bokon.

Direncanakan, dalam pekan ini syukuran terakhir dilakukan di Dusun Kleob Desa Manamas Kecamatan Miomaffo Timur.

Kontributor: Amie K.
Editor: Cyriakus Kiik

Komentar