oleh

Forkompimda Plus TTU Adakan Rakor Penanganan Covid-19 Jelang Hari Raya Idul Fitri

KEFAMENANU, TIMORline.com-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Plus Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati TTU, Senin (10/05/2021).

Selain Forkompimda, hadir pula pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan organisasi keagamaan.

Rakor ini dipimpin Bupati TTU  Juandi David. Tujuannya sebagai upaya mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19  di Kabupaten TTU menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau Tahun 2021 M.

Selain Bupati TTU, hadir pula Wakil Bupati TTU Eusabius Binsasi, Dandim 1618/TTU, Kepala Kejaksaan TTU, Wakil Kapolres TTU, Pj. Sekretaris Daerah TTU, Kepala Kesbangpol, Kepala BPBD, Kepala Dinas Komimfotik,  Kepala Kantor Agama Kabupaten TTU,  anggota FKUB Kabupaten TTU dan organisasi keagamaan se-Kabupaten TTU.

Wakil Kapolres TTU Komisaris Polisi Herman Lona  yang mewakili Kapolres TTU menjelaskan, upaya penanganan dan pencegahan Covid-19  menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 M  perlu  dilakukan secara bersama-sama semua elemen masyarakat, tidak hanya aparat keamanan.

Dengan demikian, katanya,  akan tercipta suasana yang aman, tertib dan nyaman serta tetap sehat pada saat Perayaan Idul Fitri 1442 H/2021 M.

Sedangkan Dandim 1618/TTU  Letkol Arm. Roni Junaidi mengingatkan perlunya optimalisasi peran Posko Covid-19 sampai ke tingkat RT, Desa dan Kecamatan terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 M.

Di samping itu juga perlu dilakukan maping secara maksimal untuk mengetahui secara pasti lokasi yang berpotensi terjadinya  penularan Covid-19.

Dandim Junaidi juga menyarankan percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat terutama pada usia lanjut yang sangat rentan  terdampak virus  Covid-19.

Hal penting  lain yang perlu mendapat perhatian dalam penanganan Covid-19 adalah pengolahan  data  yang akurat guna mendukung pengambilan keputusan yang tepat.

Baca Juga:  PERLU TAHU! inilah Data Terkini Covid-19 di Kabupaten Belu

Kepala Kantor Kementeriaan Agama Kabupaten TTU Fransiskus Xaverius Kehi mengatakan, untuk kelancaran pelaksanaan Idul Fitri 1442 H,   Kementeriaan Agama RI menerbitkan  Edaran Menteri Agama  Nomor 4 Tahun 2021 tentang Panduan Pelaksanaan  Ibadah Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021M.

Sebagai tindaklanjut atas edaran tersebut, Kantor Kementeriaan Agama Kabupaten TTU telah mengeluarkan Edaran Nomor 1218  Tahun 2021 yang menjadi Panduan Ibadah Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M di Kabupaten TTU.

Bupati  TTU Juandi David  menegaskan, upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M  mutlak  dilakukan secara terkoordinir oleh semua  komponen guna mencegah penularan Covid-19 yang lebih luas.

‘Kita semua perlu menahan diri untuk tidak mudik  pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M ini agar terhindar dari Covid-19 termasuk terhindar  dari varian baru Covid-19 yang lebih ganas”, tandas Bupati TTU yang dilantik pada 26 Pebruari 2021 lalu.

Menurut Bupati David, selain upaya-upaya tersebut,  telah diaktifkan kembali  pos lintas batas  di empat lokasi, yaitu Pos Oeparigi, Eban, Oenopu dan Motadik.

“Pengaktifan pos-pos itu untuk mengecek setiap orang yang akan masuk di Kabupaten TTU”, katanya.

Rakor ini diakhiri dengan Kesepakatan Bersama 8  Point Penting  yang dijadikan dasar dalam  pengendalian penyebaran Covid-19 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M di Kabupaten TTU.

Editor: Cyriakus Kiik
Sumber:  Diskomimfotik TTU

Komentar