oleh

Kode Desa 22 Kelurahan di TTU-NTT Terbit Bila Perda No. 2 Tahun 2014 Diubah

KEFAMENANU, TIMORline.com-Perjuangan Kode Desa bagi 22 kelurahan yang berubah status ke desa sejak 2014 hingga kini status hukumnya belum jelas. Prosesnya masih panjang. Paling cepat, tahun depan.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Yasintus Usfal menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna Penutupan Laporan Pertanggubgjawaban (LPj) Bupati TTU di Kantor DPRD TTU, Jumat (30/04/2021) sore.

Yasintus menjelaskan, untuk mendapatkan Kode Desa dibutuhkan perubahan terhadap Peraturan Daerah (Perda) Penetapan 22 eks kelurahan menjadi desa. Karena pada Perda No 2 Tahun 2014 tidak mencantumkan satu klausal yang mengatur tentang Kode Register Kelurahan.

Sementara itu, Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 mengatur soal Kodefikasi Desa bagi kelurahan yang berubah status menjadi desa. Sehingga, dalam penetapan Perda tentang perubahan status tersebut harus mengatur tentang Kode Register Kelurahan.

Kepada wartawan di Ruang Fraksi Partai Gerindra, Yasintus menjelaskan, sesuai Peraturan Pemerintah, proses awal dari 22 kelurahan menjadi desa ini tidak ada yang salah. Tetapi, perubahan kelurahan ke desa itu diatur dalam Permendagri No. 1 Tahun 2017.

Perubahan itu sendiri sudah berjalan sejak 2014. Sehingga, untuk mendapatkan Kodefikasi Desa bagi 22 eks kelurahan tersebut harus dilakukan perubahan terhadap Perda No 2 Tahun 2014 untuk memasukan tuntutan tersebut.

“Setelah Perda diubah baru bisa diproses lebih lanjut untuk mendapatkan Kode Desa dari pemerintah pusat,” tandas Yasintus.

Apakah perubuhan Perda tersebut menjadi jaminan untuk segera mendapatkan Kode Desa, mantan Ketua Fraksi Gerindra DPRD TTU ini menjelaskan, dari semua syarat yang ada pada pemerintah sudah lengkap. Hanya tuntutan tersebut yang justru muncul belakangan setelah prosesnya sudah berjalan.

Jadi, tidak ada yang salah selama ini. Hanya perubahan Perda itu belum dilakukan. Jelas ini menghambat proses Kode Desa. Jadi, kalau Perda ini belum diubah, sampai kapan pun kode desa bagi 22 kelurahan tidak akan ada. Kode Desa itu baru bisa ada setelah Perda diubah”, demikian Yasintus.

Baca Juga:  Satgas Yonif Mekanis 741 Adakan Baksos di Terminal Kefamenanu

Penulis: Amie K
Editor: Cyriakus Kiik

Komentar