oleh

Kabid Humas Polda Banten Minta Warga yang Dirugikan Soal AJBT-P Dilaporkan ke Satgas Mafia Tanah

SERANG, TIMORline.com-Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Banten Kombes Edy Sumardi meminta masyarakat Propinsi Banten yang dirugikan soal Akta Jual Beli Tanah Palsu (AJBT-P) supaya dilaporkan kepada kepada Satgas Mafia Tanah. Sebab, kasus seperti ini menimbulkan dampak kerugian terhadap masyarakat atas ulah para pelakunya.

Kasus-kasus ini sudah banyak diungkap Satgas Mafia Tanah Polda Banten. Sehingga, Satgas ini patut diapresiasi.

“Ini merupakan sebuah keberhasilan yang luar biasa yang dilakukan Ditreskrimum Polda Banten melalui Subdit II Harda Bangtah,” ujar Kombes Edy Sumardi, Kabid Humas Polda Banten, Kamis (29/04/2021).

Menurutnya, Polda Banten akan terus melakukan penyelidikan atas kasus AJBT-P agar masyarakat tidak dirugikan.

Karena itu, Kombes Edy mengimbau seluruh masyarakat Banten yang dirugikan dalam pembuatan AJBT-P dapat melakukan konfirmasi ke Satgas Mafia Tanah yang ada di Ditreskrimum Polda Banten.

Adapun nomor telepon Satgas Mafia Tanah yang bisa dihubungi yakni 081390545679.

“Jadi, bagi masyarakat yang merasa dirugikan terkait AJBT-P dan hal lain terkait dengan tanah, silahkan lapor dengan menghubungi Satgas Mafia Tanah Ditreskrimum Polda Banten. Kami siap melayani, kami siap untuk melakukan penyelidikan,” demikian Kombes Edy.

Hingga Kamis, 29 April 2021, Satgas Mafia Tanah Polda Banten sudah mengungkap 690 AJBT-P dan Akta Hibah Palsu (AHP) yang berada di Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang.

Editor: Cyriakus Kiik
Sumber: Bidhumas Polda Banten

Baca Juga:  Fachrul Razi Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana Abrasi di Aceh Selatan

Komentar