oleh

Didukung Pertiwi Indonesia, Susana Binsasi Bagi-bagi Bantuan Bagi Lansia di TTU- NTT

KEFAMENANU, TIMORline.com-Istri Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Susana Sarumaha Binsasi terus berbagi kasih dengan masyarakat setempat. Pada Rabu (28/04/2021), yang menjadi sasaran kepeduliannya adalah para korban bencana alam khususnya 75 orang lanjut usia (lansia) di Desa Bitefa Kecamatan Miomaffo Timur.

Susan Binsasi sebelum membagikan bantuan kemanusian tersebut mengatakan, selain menyerahkan bantuan dari sejumlah lembaga sosial, pihaknya juga datang menemui warga untuk mengobati rindu bertemu warga setempat.

Sebab, pasca Pilkada 9 Desember 2020 lalu pihaknya belum pernah bertemu. Ini moment yang tepat, selain untuk menyerahkan bantuan dari tangan-tangan yang tidak kelihatan tetapi juga untuk melepas kerinduan bertemu warga setempat.

“Saya ingin melihat langsung keadaan kita di sini,” ungkap istri Wakil Bupati TTU yang tampak sangat familiar dengan warga setempat.

Sama halnya di lokasi- lokasi sebelumnya, Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) TTU ini mengungkapkan, paket bantuan yang diberikan berupa sabun, odol, sampo, pakaian dan sembako

Bantuan ini diberikan sejumlah lembaga di Jakarta yang merupakan jejaringnya selama ini dan memiliki kepedulian yang mendalam terhadap bencana yang sedang dialami masyarakat TTU saat ini.

“Yang saya serahkan saat ini merupakan bantuan dari Pertiwi Indonesia yang ketua hariannya adalah Shinta Omar,” ungkapnya.

Dikatakan, bantuan dari Pertiwi Indonesia berasal dari tangan-tangan yang tidak kelihatan yang benar-benar memiliki kepedulian mendalam terhadap bencana alam di NTT khususnya di TTU.

Dia menjelaskan, bantuan dari lembaga ini diantar langsung staf lembaga ini. Bahkan di beberapa lokasi Tim Pertiwi Indonesia ikut menyaksikan penyaluran bantuan kemanusian tersebut.

Istri mantan Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI ini mengatakan, bantuan ini tidak seberapa. Tetapi dirinya berharap semoga bantuan tersebut bisa meringankan beban.

Baca Juga:  Anggota Satgas Yonif 741 Perbaiki Kapal Milik Warga TTU

“Setidaknya bisa meringankan hati, karena bantuan ini berasal dari tangan-tangan yang tidak kelihatan dan yang memiliki hati untuk kita”, kata Susana.

Bantuan ini diberikan kepada 75 KK yang berdampak langsung maupun tidak langsung terutama bagi KK duda dan janda yang benar-benar tidak produktif lagi. Mereka rata-rata berusia di atas 70 tahun.

Susana Sarumaha Binsasi (berbaju hitam) saat menyerahkan bantuan kemanusiaan Pertiwi Indonesia kepada para duda dan janda lansia di Desa Bitefa Kecamatan Miomaffo Timur, Rabu (28/04/2021) sore. (Foto: Amie K/Timorline.com).

Menurut Susana, sebanyak 2.963 KK dengan 8.889 jiwa masyarakat TTU terdampak badai seroja awal April lalu. Akibatnya, rumah tinggal warga rusak. Selain itu, warga juga gagal panen karena rusaknya lahan pertanian, banyak hewan yang terbawa banjir dan mati kedinginan.

Masyarakat setempat juga mengalami dampak psikologis terutama kaum perempuan dan anak- anak. Hal itulah yang menggerakkan banyak orang untuk berbagi kasih dengan warganya.

Pertiwi Indonesia di bawah pimpinan Ibu Shinta Omar telah mengambil bagian dan berbagi kasih dengan masyarakat Kabupaten TTU.

Sebagai Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Susana merasa sangat terbantu dan termotivasi untuk membantu menyalurkan bantuan dari Pertiwi Indonesia.

“Saya Susana Sarumaha Binsasi sebagai Wakil Ketua Tim Penggerak PKK atas nama seluruh warga Kabupaten TTU mengucapkan terimakasih kepada Pertiwi Indonesia yang telah berkenan membagi kasih bagi warga TTU. Kami berdoa semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas budi baik ibu Shinta Omar dan kawan- kawan. Kami mengharapkan, kita terus menjalin persaudaraan untuk kerjasama tentang berbagai hal ke depan demi kesejahteran banyak orang”, demikian Susana.

Penyerahan bantuan ini dihadiri Kepala Desa Bitefa Viktorianus Naihati, SPd, Sekretaris Desa Agustinus Amaina, SPd. Hadir pula Ketua BPD Bitefa Marthen Bana.

Kepala Desa Viktorianus Naihati pada kesempatan itu melaporkan, badai awal April lalu berdampak bagi semua KK di desanya yakni 364 KK. Ada yang berdampak langsung yakni rumah rusak, kamar mandi hancur tertiup angin dan sebagainya sebanyak 9 KK. Namun semua KK mengalami musibah tersebut karena ladang padi dan jagung hancur akibat badai tersebut.

Baca Juga:  Forkompimda Plus TTU Adakan Rakor Penanganan Covid-19 Jelang Hari Raya Idul Fitri

Berdasarkan data yang ada, kata Naihati, mestinya semua layak mendapatkan bantuan. “Namun karena ini adalah bantuan murni dari upaya Ibu Wakil Bupati maka saat ini yang mendapatkan bantuan hanyalah mereka yang benar-benar duda dan janda yang tidak produktif lagi, ” demikian Kades Naihati atas nama masyarakat berterimakasih atas semua kebaikan dan kepedulian tersebut.

Penulis: Amie K
Editor: Cyriakus Kiik

Komentar