oleh

Persatuan Perempuan Pertiwi dan TUJ Foundation Bantu Warga Korban Bencana di TTU

KEFAMENANU, TIMORline.com-Persatuan Perempuan Pertiwi dan TUJ Foundation membantu warga korban bencana di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kali ini, yang disasar adalah masyarakat Desa Kaenbaun Kecamatan Miomaffo Timur.

Pada Minggu (25/04/2021), kedua lembaga itu mendatangi wilayah desa ini. Masyarakat setempat juga sangat antusias dan menyambut gembira kehadiran Persatuan  Perempuan Pertiwi dan TUJ Foundation, Jakarta.

Terpantau, rombongan dua lembaga yang didampingi Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan (DPW) TTU Ny. Susana Sarumaha Binsasi dan Wakil Bupati TTU Drs Eusabius Binsasi ini tiba di desa tersebut sekira pukul 18.09 wita.

Meski saat kendaraan rombongan tiba di halaman kantor desa belum ada warga namun dalam sekejap hampir semua warga memadati halaman kontor tersebut.

Kehadiran rombongan yang dipimpin Ibu Wakil Bupati TTU Ny. Susana S. Binsasi didampingi suaminya yang adalah Wakil Bupati TTU ke desa tersebut untuk memberikan bantuan bagi warga yang menjadi korban bencana alam akibat badai seroja, awal April lalu.

“Kami sangat senang dan bersuka cita atas uluran tangan Pertiwi Indonesia dan TUJ Foundation. Karena sesuai data yang kami kirimkan ke Pemkab TTU, semua keluarga di sini menjadi korban,” ungkap Kepala Desa Kaenbaun, Richard Socrates Foni ketika menerima rombongan.

Menurut Kades Kaenbaun, semua KK di desanya tahun ini terancam kelaparan akibat badai yang menghancurkan hasil panen warga setempat.

“Bantuan ini dapat meringankan beban warga kami di sini”, ungkap Kades Richard.

Menurut Kades Richard, warganya
sangat membutuhkan bantuan. Sebab, saat badai, tanaman padi di ladang sudah menguning. Tetapi, tidak panen karena semua butir padi terkena lumpur. Sementara jagung belum matang, patah akibat angin.

“Jadi, kami benar-benar gagal panen,” ujar Kades Richard.

Baca Juga:  Keluarga Flobamora Mimika-Papua Bantu Warga Malaka Terdampak Bencana

Tim Pertiwi Indonesia, Riana Puspasari, kepada TIMORline.com mengatakan, paket bantuan yang diberikan berupa pakaian, kain sarung, handuk, sabun, sampo, odol dan lain-lain.

Bantuan ini merupakan sumbangan berbagai donatur yang disalurkan melalui lembaganya. Bantuan tersebut tidak seberapa. Namun pihaknya berharap dapat membantu meringankan beban yang sedang dialami.

Begitu pun Perwakilan TUJ Foundation, Sweeta  Melanie. Dia didampingi  Sekjen-nya Adhitiawati. Kepada para penerima bantuan, Melanie mengatakan, bantuan ini merupakan sumbangan yang dikumpulkan dari pihak-pihak yang peduli terhadap korban bencana di NTT.

Menurut Melanie, bantuan tersebut tidaklah banyak karena pihaknya memiliki keterbatasan. Namun dirinya berharap bantuan tersebut mampu menghibur semua warga yang mengalami musibah.

“Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban bapak-ibu di sini,” ungkap alumni Universitas Trisakti Jakarta ini.

Sementara itu Wakil Ketua DPW Ny. Susana  Sarumaha Binsasi kepada warga Desa Kaebaun menjelaskan, bantuan ini murni bersumber dari dua lembaga, yakni Pertiwi Indonesia  dan alumni Trisakti.

“Ini murni kepedulian teman-teman di Jakarta terhadap bencana yang sedang dialami di NTT, termasuk TTU. Jadi, bantuan ini berasal dari tangan-tangan yang tidak kita lihat dan diberikan kepada kita untuk disalurkan kepada bapak ibu. Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan bapak-ibu semua,”  tegasnya.

Wakil Bupati TTU Eusabius Binsasi yang juga hadir pada kesempatan itu menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari pihak luar yang memiliki hati bagi para korban bencana di Kabupaten TTU.

“Saya harap bantuan ini membantu meringankan  beban yang dialami bapak-mama di sini,” demikian mantan Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI itu.

Penulis: Amie K
Editor: Cyriakus Kiik

Komentar