oleh

Bantuan Sembako Pertamina Peduli Disalurkan di Kecamatan Malaka Tengah

BETUN, TIMORline.com-Bantuan sembako Pertamina Peduli disalurkan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/04/2021).

Penyaluran bantuan ini dikawal sejumlah anggota DPRD Malaka. Antara lain Hendrikus Fahik Taek, Henri Melki Simu, Felix Bere Nahak, Benny Chandradinata dan Maria Fatima Seuk Kain.

Bantuan Pertamina melalui Program Pertamina Peduli Banjir Bandang di Desa Lawalu, Kamis (22/04/2021). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Bupati Malaka Terpilih Dr Simon Nahak, SH, MH sendiri hadir menyaksikan penyalurannya. Sekalian secara simbolis melakukan penyerahan sembako kepada salah satu warga.

Kali ini, yang menjadi sasaran adalah masyarakat Desa Fahiluka dan Lawalu. Ratusan warga terdampak banjir hadir pada kesempatan itu. Baik di Desa Fahiluka maupun Desa Lawalu.

Benny Chandradinata yang merupakan satu-satunya pengusaha minyak di daerah ini kepada warga menjelaskan, bantuan sembako itu adalah bantuan Pertamina yang dikemas dalam Program Pertamina Peduli.

“Ini bantuan sedikit dari Pertamina melalui Pertamina Peduli. Mungkin saja ini tidak cukup. Tapi, tolong diatur yang baik. Sehingga, biar sedikit pun semua dapat”, kata Benny.

Benny mengingatkan warga agar tidak berkelahi. Tetapi, dalam situasi seperti ini semua harus baku baik. Sehingga, masalah apa pun bisa dicarikan jalan keluarnya.

Bupati Malaka Terpilih Dr Simon Nahak, SH, MH (bertopi) bersama anggota DPRD Malaka, antara lain Hendrikus Fahik Taek (kanan) saat menyerahkan bantuan Pertamina berupa beras kepada warga Desa Lawalu, Kamis (22/04/2021). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Bupati Malaka Terpilih Dr Simon Nahak, SH, MH memberi penguatan kepada warga terdampak untuk menghadapi situasi sulit seperti saat ini dengan penuh persaudaraan dan saling menghargai.

Sebab, banjir yang terjadi tidak hanya menimpa masyarakat Desa Lawalu. Tetapi, juga di banyak tempat.

Pemerintah Kabupaten Malaka juga belum bisa berbuat banyak. “Jadi, bantuan yang ada diterima dulu. Nanti setelah dilantik baru kita lihat lagi”, kata Simon.

Kepala Desa (Kades) Lawalu Daniel Kehi bilang, semua warganya terdampak bencana banjir. Mereka tersebar di enam dusun dengan jumlah 475 kepala keluarga (KK) dan 1.775 jiwa.

Baca Juga:  119 KK Desa Kakaniuk-Malaka Terima BLT Tahap I Bulan Ketiga

Saat banjir, kata Kades Daniel, seluruh wilayahnya digenangi air. Sebagian mencari tempat aman di keluarga. Sebagian lagi dievakuasi TNI/Polri ke kota.

Semua rumah warga digenangi air. Selain itu, tanaman dalam kebun disapu bawa air. Ratusan ternak peliharaan warga juga hanyut dan mati terjebak air. Lumpur masuk dalam rumah dibawa air.

“Sekarang rumah-rumah sementara dibersihkan. Ada yang sudah bersih. Tetapi, ada yang belum bersih. Ada rumah yang di dalamnya lumpur sudah kering, sehingga butuh waktu untuk bersihkan”, jelas Kades Daniel.

Sembako bantuan Pertamina berupa beras yang dibagikan kepada masyarakat Desa Lawalu, Kamis (22/04/2021). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Terhadap warganya yang terdampak, Kades Daniel mengaku sudah mendapat bantuan sembako dari ibu Kapolri melalui Kapolres Malaka, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Propinsi NTT dan Pertamina.

Ada bantuan sembako dari pihak lain tetapi tidak melalui pemerintah desa. Tidak ada koordinasi dengan kita, dengan pemerintah desa. Mereka langsung ke dusun”, demikian Kades Daniel.

Warga Desa Lawalu yang datang terima bantuan tampak gembira. Hal serupa terlihat di Desa Fahiluka.

Di Desa Lawalu, warga terdampak bencana banjir yang menerima bantuan Pertamina sebanyak 475 KK. Sedangkan di Desa Fahiluka sebanyak 197 KK.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar