oleh

Warga Flobamora Papua Barat Peduli Bencana NTT

MANOKWARI, TIMORline.com-Warga masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Ikatan Pemuda Pelajar NTT Kota Sorong, Papua Barat tergugah untuk membantu warga masyarakat NTT yang terkena dampak banjir lahar dingin dan badai Seroja yang melanda sebagian besar wilayah itu sejak awal April 2021 lalu.

Untuk itulah, Ketua Ikatan Keluarga Flobamora Kota Sorong sekaligus Koordinator Umum Peduli Bencana NTT Kota Sorong-Papua Barat Syafruddin Sabonnama bersama timnya harus datang ke NTT.

Tim mereka terdiri dari enam orang dan dibagi atas empat kelompok, yakni Tim Delta bergerak di wilayah Timor yang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Malaka dan Alor. Tim ini dipimpin Melkhior Joel Sasi.

Ada juga Tim Charly untuk wilayah Kabupaten Rote Ndao, Sabu Raijua, dan kabupaten-kabupaten di Pulau Sumba. Tim ini dipimpin Dionisius Ratu Bunga.

Tim Bravo bergerak di wilayah Lembata. Koordinatornya adalah Agatha Ure alias Ety Wukak. Sedangkan Tim Alfa menyasar wilayah Adonara. Koordinatornya adalah Aronimus Wangi.

“Saat ini masing-masing tim sedang mendistribusikan bantuan kepada warga korban melalui posko-posko lokal setelah berkoordinasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat dan Satgas Penanggulangan Bencana Daerah NTT. Saya sendiri bersama rekan-rekan Tim Alfa sedang menyerahkan bantuan di Adonara”, kata Syafruddin.

Syafruddin mengatakan, setelah bencana banjir lahar dingin dan badai Seroja melanda sebagian besar wilayah Flobamora awal April lalu, pengurus Ikatan Keluarga Flobamora dan masyarakat NTT di Kota Sorong dan sekitarnya dikerahkan terlibat aktif membantu gubernur dan para bupati seluruh NTT.

“Alhamdulillah. Puji Tuhan, masyarakat Papua Barat dan Kota Sorong begitu peduli dengan bencana yang menimpa saudara-saudarinya di kampung halaman NTT. Kami berhasil mengumpulkan uang Rp400 juta. Para donaturnya adalah pace, mace dan kaka ade dorang yang punya kelebihan. Mereka memberi dari kekurangannya”, kata Syafruddin.

Baca Juga:  GUSDURian Peduli Bantu Pipa Air Bersih Bagi Warga Adonara

Pengurus Ikatan Keluarga Flobamora Kota Sorong lainya, Ety Wukak mengaku terpukul sekali dengan bencana yang melanda sebagian besar wilayah NTT.

“Kami rame-rame turun lapangan. Kami temui kelompok kelompok dan berbagai organisasi paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia di Kota Sorong. Kami juga ngamen di jalan-jalan protokol, lampu merah bahkan bergerak dari rumah ke rumah. Puji Tuhan, banyak saudara-saudari kita warga Kota Sorong dan sekitarnya sangat peduli dan memberi dari kekurangannya untuk warga korban bencana di NTT”, kata Ety Wukak, aktivis sosial kemasyarakatan Papua Barat lulusan SMA Kawula Karya Lewoleba, Lembata.

Untuk memastikan bantuan itu tepat sasaran, masing-masing tim akan langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Propinsi NTT dengan BPBD NTT dan BPBD seluruh kabupaten/kota melalui posko-posko pengungsian untuk memastikan bantuan itu tiba di tangan warga yang membutuhkan.

Saat ini, bantuan sedang didistribusikan timnya. Antara lain 700 paket sembako yang terdiri dari 10 kg beras premium, minyak kelapa, gula dan tepung masing-masing 1 liter dibagi di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang dengan total sebanyak 350 paket. Sedangkan 500 paket sembako untuk tiga desa di Kabupaten Malaka.

Untuk wilayah Adonara-Flores Timur, tim menyerahkan 10 buah profil tank dan 50 kasur untuk Desa Waiburak. Ada pula perlengkapan bayi dan lansia, makanan minuman penyuplai gizi untul Desa Lamanele. Peralatan dapur dan sembako di Desa Waikewak dan 1 ton beras, 200 kg gula dan 200 liter minyak kelapa untuk Desa Dani Bao.

Ada pula bantuan bahan bangunan untuk Sabu Raijua. Sedangkan bantuan untuk Alor senilai Rp35 juta, Rote Ndao Rp25 juta dan Sumba Timur Rp25 juta.

Baca Juga:  Peristiwa Kerumunan di Maumere dan Massa Rizieq Shihab Jangan Dipaksakan 'Sama'

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar