oleh

CFM Keuskupan Atambua Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana Malaka

BETUN, TIMORline.com-Chatolic Family Ministry (CFM) Keuskupan Atambua melakukan bakti sosial di Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam bakti sosial ini, CFM Keuskupan Atambua menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir di Malaka. Bantuan kemanusiaan ini disponsori langsung CFM Nasional yang peduli akan bencana di Timor maupun Flores atau NTT.

Sekretaris CFM Keuskupan Atambua Adrianus Magnus Kobesi, SH dalam rilis yang diterima TIMORline.com, Senin (18/04/2021) pagi menyebutkan, titik pertama yang mendapat bantuan ini adalah umat katolik Paroki Seon di Desa Wemeda Kecamatan Malaka Timur.

Umat di sana memperoleh 20 paket yang diterima langsung Pastor Paroki Seon Romo Alo Kosat, Pr di Posko bencana.

Di hadapan tim CFM, Romo Alo menjelaskan, di wilayah kerjanya terdapat korban bencana banjir berupa kerusakan rumah, kehilangan jiwa empat orang meninggal dunia, lahan pertanian yang tak sempat dipanen, kehilangan ternak baik yang besar seperti sapi maupun kecil.

“Banyak keluarga kini harus memulai kehidupan dari titik nol maka butuh waktu yang panjang untuk rehabilitasi kehidupan pasca bencana”, kata Romo Alo dikutip Magnus.

Bantuan titik kedua disalurkan di Lingkungan Taelama Desa Lamudur Kecamatan Weliman. Di desa itu, terdapat 157 KK yang terdampak banjir.

Kepada mereka, CFM memberikan 165 paket bantuan dan satu unit mesin pompa air untuk bersihkan sumur yang masih kotor meski bencana sudah lewat dua minggu.

Titik ketiga penyaluran bantuan dilakukan di Desa Naimana Kecamatan Malaka Tengah. Di sana, warga yang terdampak bencana banjir mendapat 82 paket.

Marto, koordinator korban banjir mengaku selain pangan, mereka juga sangat membutuhkan pakaian dan perlengkapan lain untuk menopang usaha kembali normal.

Baca Juga:  20 Desa di Rinhat-Malaka Usulkan Bibit Kacang Hijau dan Lampu Jalan

Frater Luis Diaz yang juga membantu secara langsung di Desa Lamudur mengungkapkan, selain bantuan kemanusiaan berupa sembako, upaya pemulihan dengan mengantisipasi trauma hilling sudah menjadi tuntutan karena banyak anak-anak mengalami trauma pasca bencana.

Hadir dalam penyaluran bantuan kemanusiaan ini, Ketua CFM Keuskupan Atambua Frengki Saunoah, Wakil Ketua Hendrik Oematan dan Sekretaris Adrianus Magnus Kobesi.

“Mudah-mudahan korban bencana Malaka secepatnya pulih dan siap membangun kembali kehidupan keluarga secara normal. Anak anak kecil cepat kiranya mendapat pendampingan pasca benca agar berangsur melupakan trauma bencana siklon tropis ini”, demikian Magnus.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar