oleh

Agen Suruh Minum Air Kamar Mandi, PMI asal Sumba-NTT Berontak dan Pulang Kampung

KUPANG, TIMORline.com-Gegara agen suruh minum air kamar mandi dan mengalami kekerasan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sumba Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berontak. Mereka melarikan diri dari tempat penampungan agen di Jambi. Lalu, pulang kampung di Sumba.

Bagaimana hal ini bisa terungkap, belum terkonfirmasi pasti. Tetapi, beberapa netizen melalui facebook dan grup facebook membuka penderitaan para pekerja itu.

Para pekerja asal Sumba yang mau pulang kampung saat di Bandara Jambi, Minggu (18/04/2021) sore. (Foto: Facebook)

Di grup facebook Berita Sumba Barat Daya, Noviana Inna membuat postingan advokatif yang mengharukan. Salah satu postingannya begini:

Ini anak2 Sumba barat daya kemarin mereka lari dari agen di Jambi di bawa naungan ibu Lina dan PL mereka org Sumba barat yg namanya pak Alex, Gebi, Marten mereka sekarang di polres Jambi Selatan dan sy bertemu dgn mereka kemarin,

kami di Jambi bersama IKNTT mengurus mereka dan sekarang mereka menginap di hotel MJ’S di jambi. bagi keluarga teman yg mengenal mrk lg sampaikan kepada keluarga mereka di Sumba supaya mereka menjemput mereka di bandara Tambolaka pada hari Selasa (NT saya kasi kabar lagi) karena hari ini masih melakukan mediasi dgn agen mrk n mengurus mrk kembali ke kampung hal.

mereka doakan kami jg supaya kami bisa membantu mereka yg belum bisa keluar dari agen.dan saya menghimbau kepada teman”dan org tua agar berhati2 mengirimkan anak,keluarganya untuk bekerja di Jambi n Jakarta yg menjanjikan gaji 2jt.

agen Lina SDH menyiksa mereka, n jg mereka di suruh minum air yg di kamar mandi, sangat miris..saya meredakan penderitaan mereka…
saya TDK menghafal nama mereka satu2 tp ada yg dr kalimbuweri, kodi, pakamadara, palla. terima kasih Tuhan Yesus memberkati”.

Netizen lainnya, Jessie Irene Fallo, juga memberi informasi melalui akun facebooknya bagi keluarga para pekerja itu di Sumba.

Baca Juga:  Notaris NTT Minta Perlindungan Presiden, Menkumham, Kejagung dan Komisi III DPR RI

Jessie menyebut, jumlah para pekerja itu 13 orang. Mereka berangkat dari Jambi pada Minggu (18/04) dan pulang kembali ke Sumba melalui Jakarta pada hari ini, Senin (19/04/2021), menggunakan pesawat.

Para pekerja asal Sumba yang pulang.kampung saat tiba di Bandara Tambolaka, Waikabubak, Sumba Barat, Senin (19/04/2021) siang. (Foto: Facebook/Mery Damma).

Dua jam lalu, sekira pukul 14.00 wita, mereka sudah tiba di Sumba. Ada yang turun di Waingapu, Sumba Timur. Lainnya turun di Tambolaka, Sumba Barat. Baik di Waingapu maupun Tambolaka, para pekerja itu dijemput keluarga.

Mery Damma, salah satu netizen melalui akun facebooknya mengucapkan terimakasih kepada Tuhan. Sebab, atas berkat Tuhan, anak-anak yang ikut Waingapu sudah tiba dengan selamat. Lainnya ikut Tambolaka.

Kepulangan para pekerja ini ke kampung halaman dibantu IK NTT di Jambi. Mereka terlibat negosiasi cukup melelahkan dengan agen. Sebab, agen bersikeras tidak mau melepaskan mereka dengan berbagai alasan.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar