oleh

Artis Indonesia Melanie Subono, JAAN dan Komunitas TAIS Indonesia Bantu Warga Terdampak Bencana Banjir di Desa Builaran-NTT

BETUN, TIMORline.com-Artis Melanie Subono bersama Rumah Harapan Melanie, Jakarta Animal Aid Network (JAAN) dan Komunitas TAIS Indonesia, mendistribusikan bantuan logistik bahan pokok bagi warga NTT terdampak bencana di Desa Builaran Kabupaten Malaka.

Ba’i Nurak, salah satu tokoh adat Desa Builaran mewakili warga Desa Builaran berterimakasih atas bantuan yang sudah diberikan kepada warga. Ba’i juga menjelaskan keadaan pasca bencana, dimana seluruh kebun dan hasil panen hancur terbawa banjir.

“Seluruh hewan ternak juga mati akibat banjir bandang yang menimpa hampir seluruh wilayah di Kabupaten Malaka. Selain itu listrik, sinyal dan akses infrastruktur putus”, kata Ba’i Nurak.

Warga Desa Builaran memegang foto dua warga korban bencana banjir Paulus Berek dan Klara Hoar. (Foto: Istimewa).

Sejak awal April ini, Komunitas Tenun NTT TAIS Indonesia bersama JAAN, didukung Rumah Harapan Melanie, menggalang dana bantuan
dengan fokus untuk bantuan pasca bencana.

Melanie Subono mendirikan Rumah Harapan Melanie, sebuah gerakan penggalangan dana kemanusiaan yang didirikan untuk membantu masyarakat di seluruh Indonesia, sejak 14 tahun lalu.

Melanie Subono menunjukkan keprihatinannya terhadap warga NTT terdampak bencana di Desa Builaran. Melalui unggahan akun pribadinya, Melanie menyatakan, “Baru kali ini dalam 14 tahun kerja sosial gue gak bisa tembus ke satu area ini, saat yang lain udah pada ketemu. Dan pelan pelan pun media mulai surut ceritanya, padahal banyak area belum tembus atau bahkan ditemukan.”

Adhy Hane dari TAIS Indonesia mewakili warga Desa Builaran mengucapkan terimakasih atas bantuan kemanusiaan seluruh donatur, khususnya kepada Kak Melanie Subono, Rumah Harapan Melanie dan JAAN yang mendukung dan membantu penggalangan dana bantuan pasca bencana di Desa Builaran ini.

“Tanpa bantuan seluruh donatur, kami tidak bisa membantu warga terdampak bencana di desa kami”, kata Adhy.

Baca Juga:  Wakil Bupati TTU: Derajat Kesehatan Masyarakat perlu Ditingkatkan
Bantuan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) berupa alat tulis sekolah (ATS) kepada anak-anak sekolah di Desa Builaran dari Rumah Harapan Melanie, Minggu (18/04/2021). (Foto: Istimewa).

Selain paket sembako, dibagikan pula paket perlengkapan kebersihan dan alat tulis sekolah (ATS) berupa buku tulis dan alat tulis sekolah bagi anak-anak di Desa Builaran.

Salah seorang founder tais, Merry Wain menambahkan, bantuan pasca banjir ini selain untuk korban dampak banjir juga akan menjadi program berkelanjutan dalam bentuk perpustakaan desa atau rumah baca untuk anak-anak.

Bantuan kemanusiaan ini murni niat baik dan tulus dari saudara-saudari kita yang peduli akan bencana yang menimpa NTT”, tandas Merry Wain.

Warga korban bencana banjir Desa Builaran menerima bantuan Tais Indonesia, Minggu (18/04/2021). (Foto: Istimewa).

Merry juga mengharapkan dapat membantu pemulihan pasca bencana di Desa Builaran. Karena itu, mereka berencana melanjutkan program bantuan pemberian bibit dan pupuk, serta pemulihan kebun-kebun yang habis terbawa banjir.

“Kiranya program ini berkelanjutan dan pemerintah memberi perhatian pasca bencana yang dialami seluruh warga NTT, khususnya daerah-daerah terisolir atau remote area”, demikian Merry.

Untuk diketahui, Rumah Harapan Melanie adalah gerakan penggalangan dana kemanusiaan yang didirikan Melanie Subono, artis dan aktivis sosial kemanusiaan.

Sedangkan Jakarta Animal Aid Network atau JAAN adalah organisasi non profit yang berdedikasi untuk meningkatkan kesejahteraan hewan di Indonesia.

Ada pun TAIS Indonesia, merupakan komunitas pemberdayaan kelompok tenun Builaran yang didirikan Adhy Hane dan Merry Wain, yang berasal dari Desa Builaran Kecamatan Sasitamean Kabupaten Malaka Propinsi NTT.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar