oleh

Xanana Berdoa Menghentikan Hujan di Timor Leste

DIILI, TIMORline.com-Intensitas curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan banjir bandang di Timor Leste. Banyak titik di wilayah ini diporak-poranda banjir. Korban jiwa terjadi di mana-mana. Pembangunan infrastruktur berantakan di seluruh negeri.

Tanaman padi sawah dan ladang masyarakat disapu banjir dadakan. Tak terkecuali ternak peliharaan masyarakat mati sia-sia. Ribuan rumah milik masyarakat terendam, hanyut dan porak-poranda. Air laut juga naik dan menggenangi rumah-rumah warga. Salah satu titik pemukiman warga yang digenangi air laut adalah kawasan Tasitolu.

Otoritas Timor Leste dibuat bingung. Di saat-saat sulit itu tokoh karismatik multisupranatural Kay Rala Xanana Gusmao muncul memberi solusi.

Pada Jumat (16/04/2021) siang, di sela-sela upaya penyedotan air laut dari pemukiman warga ke laut di kawasan Tasitolu, Xanana berdoa menghentikan hujan. Sebab, dia melihat, di langit sana mulai mendung hitam tebal. Pertanda sesaat lagi terjadi hujan.

Rawa Tasitolu yang digenangi air laut sejak Minggu (04/04/2021). (Foto: Facebook Junus Metkono).

Xanana berdiri di tengah jalan dikelilingi warganya. Presiden pertama Timor Leste ini memakai baju kaos hitam dan celana pendek hitam.

Entah apa yang dikatakannya. Tetapi, tampak mulutnya komat-kamit dan putar badan 360 derajat beberapa kali. Xanana kemudian mengangkat kedua tangannya berdoa kepada Tuhan dan meminta para leluhur untuk menghentikan hujan.

Dengan suara agak keras dalam bahasa setempat, Xanana bilang, “Pergi, pergi. Pergi ke laut sana. Rakyat susah. Pergi ke laut sana”, kata Xanana sambil memutar tubuhnya beberapa kali.

Dalam sekejap, awan kabut hitam tebal di langit berubah jadi cerah. Seusai Xanana berdoa, di langit Tasitolu masih sempat terlihat kabut tebal. Bahkan sempat gerimis. Tetapi, cuaca jadi cerah kembali. Hujan pun berhenti.

Petugas bersama Xanana Gusmao (membelakangi lensa) sedot air laut dari rawa dan selokan pemukiman warga Timor Leste di kawasan Tasitolu, Jumat (16/04/2021). (Foto: Facebook Junus Metkono).

Cuaca cerah ini dimanfaatkan para petugas dan pegawai negeri untuk menyedot air laut dari selokan dan pemukiman warga di kawasan Tasitolu.

Baca Juga:  Bawaslu dan Pol PP Malaka Tertibkan Ratusan APK Caleg

Selain selokan dan pemukiman warga, air laut juga menggenangi sebuah rawa di situ.

Genangan air itu terjadi saat naiknnya air laut pada Minggu (04/04/2021). Tetapi, sampai saat ini air masih tergenang.

Ratusan warga setempat hadir membantu petugas dan para pegawai itu menarik selang menyedot air.

Di sini, tampak hadir Panglima Angkatan Pertahanan Timor Leste Mayor Jenderal Lere Anan Timor.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar