oleh

Gegara Tertibkan Anaknya Tidak Pakai Masker, Bupati Sikka Diduga Kuat Aniaya Kasat Pol PP dan Anggota

MAUMERE, TIMORline.com-Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo diduga kuat menganiaya Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Sikka bersama anggota dengan cara memukul dan menendang.  Tindakan bupati yang diakrabi Robby ini melejit menyebar di seluruh wilayah ini dan Propinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) pada umumnya.

Ternyata dugaan itu tidak hanya cerita belaka warga dari mulut ke mulut. Tetapi,  menghiasi pula dinding-dinding media sosial dan  pemberitaan media mainstream.

Hal itu diperkuat dengan kesaksian Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Sikka  Adeodatus Buang da Cunha yang disampaikannya secara terbuka dalam Rapat Pansus I LKPJ TA 2020 Kabupaten Sikka, Selasa (30/03/2021).

“Kami dipanggil Pak Bupati. Waktu ketemu,  Pak Bupati memang sempat pukul dan tendang kami. Saya sendiri juga dapat pukul,” cerita Buang sambil memperagakan gaya Bupati Sikka saat memukul dia sebagaimana diberitakan suarasikka.com.

Buang  mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (24/03). Dia yakin amarah Bupati Sikka erat kaitannya dengan operasi yustisi yang dilakukan SatPol PP dua hari sebelumnya.

Dalam operasi tersebut, SatPol PP menjaring seorang anak Bupati Sikka yang diketahui tidak mengenakan masker.

Di hadapan forum Rapat Pansus I LKPJ TA 2020, Buang menjelaskan kalau tindakan Bupati Robby terhadap dirinya bersama anggota merupakan tindakan pembinaan.

Tetapi, saat Florensia Klowe selaku Pimpinan Rapat Pansus I meminta penjelasannya secara tegas, Buang tidak bisa melanjutkan keterangannya.

Florensia sendiri sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan Bupati Sikka terhadap Kasat Pol PP dan Damkar bersama anggota.

Menurut dia, tindakan tersebut tidak pantas dilakukan seorang kepala daerah.

Buang da Cunha yang dikonfirmasi wartawan seusai Rapat Pansus I menolak memberikan keterangan.

“Langsung ke Kabid Perundang-undangan saja,” elak dia.

Baca Juga:  Dibayar dengan Kategori Barang dan Jasa, Pemerintah-DPR RI Sepakat Hapus Tenaga Honorer

Kabid Perundang-undangan Paskalis Jogo malah mengarahkan wartawan meminta keterangan dari Kasat Pol PP dan Damkar.

Selain Kasat Buang, Bupati Robby diduga kuat melakukan tindakan penganiayaan serupa  terhadap tiga staf Sat Pol PP  dengan cara dipukul dan ditendang.

Editor: Cyriakus Kiik
Sumber: suarasikka.com

Komentar