oleh

Gubernur NTT Lantik Bupati dan Wakil Bupati Lima Kabupaten Hasil Pilkada Serentak 2020

KUPANG, TIMORline.com-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat atas nama Presiden RI Joko Widodo melantik Bupati dan Wakil Bupati lima kabupaten di NTT di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat (26/02/2021).

Dikutip nttsatu.com, sebelum dilantik, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat terlebih dahulu mengambil janji jabatan dari lima pasangan Bupati dan Wakil Bupati tersebut disusul pengukuhan dari rohaniawan sesuai agama masing-masing kepala daerah.

Lima pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik itu merupakan hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2020.

Berikut lima pasangan Bupati-Wakil Bupati dari lima kabupaten yang dilantik Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat :

1. Pasangan Bupati-Wakil Bupati TTU Juandi David dan Eusabius Binsasi;

2. Pasangan Bupati-Wakil Bupati Sumba Timur Khristofel Praing dan David Melo Wadu;

3. Pasangan Bupati-Wakil Bupati Manggarai Herybertus Nabit dan Heribertus Ngabut;

4. Pasangan Bupati-Wakil Bupati Ngada Andreas Paru dan Raymundus Bena;

5. Pasangan Bupati-Wakil Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Yulianus Weng.

Pengambilan sumpah dan pelantikan kelima Bupati dan Wakil Bupati itu didasarkan pada Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.53-267 Tahun 2021 tanggal 19 Februari 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten pada Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Keputusan ini kemudian diubah dengan Keputusan Mendagri Nomor 131.53-370 tanggal 24 Februari 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Mendagri  Nomor 131.53-267 Tahun 2021 setelah adanya keputusan Mahkamah Konstitusi Terkait Sengketa Pilkada.

Salah satu point yang diatur dalam dua Keputusan Mendagri itu adalah Penetapan Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada Serentak 2020.

Baca Juga:  Gubernur NTT Minta Bupati se-NTT dan Walikota Kupang Terima Wisatawan dengan Baik

“Kepala daerah memegang jabatan selama 5 tahun. Apabila yang bersangkutan memegang jabatan tidak sampai 5 tahun yang diakibatkan oleh peraturan perundang-undangan maka diberikan kompensasi uang sebesar  gaji pokok dikalikan dengan jumlah bulan tersisa, dan mendapatkan hak pensiun untuk masa jabatan 5 tahun,” demikian keputusan Mendagri, Muhammad Tito Karnavian sebagaimana dibacakan oleh Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT,  Doris Rihi sebagaimana diberitakan jejakhukumindonesia.com.

Terpantau, turut hadir isteri Gubernur NTT sekaligus Ketua TP PKK/Dekranasda NTT Nyonya Julie Sutrisno, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dan Nyonya Fransisca Djogo. Hadir pula Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, Wakil Ketua DPRD NTT Christian Mboeik, para rohaniawan, saksi, Sekda dari lima kabupaten tersebut, bersama ketua DPRD masing-masing kabupaten, dan jajaran Forkompimda Propinsi.

Editor: Cyriakus Kiik
Sumber: nttsatu.com/jejakhukumindonesia.com

Komentar