oleh

Berdalih Cemarkan Nama Baik di Medsos, Guru SD Laporkan Anak SMA ke Polres TTU

KEFAMENANU, TIMORline.com-SN (20), seorang pelajar salah satu SMA Negeri di Desa Subun Bestobe Kecamatan Insana Barat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dipanggil dan diperiksa sebagai tersangka

SN diduga kuat telah mencemarkan nama baik WUN, salah satu guru sekolah dasar di desa setempat, melalui media sosial (medsos) facebook pada 16 Juli 2020.

Dalam postingan itu, SN mengungkap kalau WUN melakukan pungutan liar (pungli) atas uang beasiswa miskin Program Indonesia Pintar (PIP) milik 20 murid sekolah dasar setempat termasuk adiknya.

Caranya, WUN melakukan pemotongan atas uang beasiswa yang diterima para murid sebesar Rp25.000,00. Tindakan ini, menurut SN, bukan baru satu kali tapi sudah berulang-ulang.

WUN bahkan ditengarai pernah mengamuk orangtua murid di rumah. Sebab, orangtua murid bersangkutan dibilang tidak memberitahu WUN saat mencairkan uang beasiswa anaknya di bank.

Atas alasan itu, WUN melaporkan SN ke pihak Kepolisian Resor (Polres) TTU pada 23 Oktober 2020.

Merespon laporan WUN, lima bulan kemudian, tepatnya Senin, 22 Pebruari 2021, barulah Penyidik Polres TTU memanggil SN untuk diperiksa sebagai tersangka tindak pidana pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Tetapi, kali ini, SN diperiksa sebagai saksi.

Selanjutnya, pada Selasa (23/02/2021), SN bersama kuasa hukumnya mendatangi Mapolres TTU untuk melakukan koordinasi dengan penyidik  guna melakukan pemeriksaan terhadap SN sebagai tersangka.

Rizal Timo, salah satu kuasa hukum SN yang dihubungi TIMORline.com, Selasa (23/02/2021) malam, menyatakan, mendukung penuh pihak penyidik Polres TTU untuk melakukan pemeriksaan terhadap SN.

Dijelaskan, pada Senin, 22 Pebruari, SN diperiksa sebagai saksi. Pada Selasa, 23 Pebruari, SN didampingi kuasa hukum melakukan koordinasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap SN pada Kamis, 25 Pebruari.

Baca Juga:  Bamsoet saat Lantik PAW Anggota MPR RI kembali Tegaskan Pentingnya Pendidikan Pancasila

Jadi, tadi kita Advokat TTU dampingi SN koordinasi dengan penyidik untuk melakukan pemeriksaan terhadap SN sebagai tersangka pada hari Kamis ini”, demikian Rizal.

Selain Rizal, Tim Advokat TTU yang menjadi kuasa hukum SN adalah Robertus Salu, SH, MH, Egiardus Bana, SH, MH, Paulo Chrisanto, SH, Adrianus Magnus Kobesi, SH, Dyonosius Opat, SH, Nikolaus Uskono, SH, Benyamin Usfinit, SH dan Victor Manbait, SH.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar