oleh

Aksi Demonstrasi Nakes di Kantor DPRD Malaka Berakhir Damai

BETUN, TIMORline.com-Aksi demonstrasi damai tenaga kesehatan (Nakes) se-Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kantor DPRD setempat pada Kamis, 28 Januari 2021, berakhir damai.

Perdamaian itu dicapai setelah Direktris Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun dr Oktelin Kaswadie menemui anggota yang juga Wakil Ketua DPRD Malaka Hendrikus Fahik Taek di ruang kerjanya pada Jumat (05/02/2021) siang.

Nakes se-Kabupaten Malaka saat melakukan.aksi demonstrasi di Kantor DPRD Malaka, Kamis (28/01/2021). (Foto: Tangkapan Layar Youtube).

Dalam pertemuan Oktelin dan Hendrikus disepakati agar persoalan aksi demontrasi damai Nakes yang tergabung dalam Perhimpunan Tenaga Lintas Profesi Kesehatan Kabupaten Malaka ini sesegeranya diakhiri.

Oktelin kepada awak media di Betun, Sabtu (06/02/2021), menegaskan, dirinya sudah bertemu dengan Hendrik Fahik Taek pada Jumat (05/02/2021).

Dalam pertemuan itu, selain Hendrik Fahik, hadir pula Ketua dan Sekretaris Komisi III DPRD Malaka, beberapa keluarga pasien, Ketua Komite Medik, Kepala Ruangan Covid dan beberapa staf.

Semua pihak bersepakat agar aksi demonstrasi damai Nakes Kabupaten Malaka pada Kamis, 28 Januari 2021, diakhiri secara damai.

“Persoalannya selesai, semuanya sepakat damai dan saling memaafkan”, tandas Oktelin.

Salah satu pejabat di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka saat memimpin massa aksi demonstrasi Nakes se-Kabupaten Malaka di Kantor DPRD Malaka, Kamis (28/01/2021). (Foto: Tangkapan Layar Yoitube).

Aksi damai dimaksud berawal dari  dugaan pernyataan Wakil Ketua DPRD Malaka Hendrikus Fahik Taek dalam kunjungannya di RSUPP Betun, beberapa hari sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Hendrik diduga mengatai Nakes di RSUPP Betun babu dan berijazah paket.

Hendrik baik saat aksi Nakes maupun kepada media menjelaskan kalau dirinya tidak pernah mengatai Nakes di RSUPP Betun babu dan berijazah palsu.

Persoalan aksi demonstrasi damai ini sempat diagendakan pimpinan DPRD Malaka untuk dibawakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Malaka dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka dan RSUPP Betun pada Jumat (05/02/2021).

Tetapi, RDP tersebut batal. Sebab, pihak RSUPP Betun dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka sebagai mitra, tidak hadir.

Baca Juga:  Anggaran Pilkada untuk KPUD Malaka Rp14,7 Miliar, Bawaslu Belum Jelas

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar