oleh

Penjabaran Program Kapolri, Kapolda NTT: Tidak Ada Lagi Tilang Liar

KUPANG, TIMORline.com-Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan, dalam kepemimpinan Kapolri baru Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, tidak ada lagi tilang liar atau tilang yang tidak sesuai dengan aturan.

“Tidak ada lagi razia lalu lintas di jalan yang tidak sesuai aturan,” tegas Kapolda Latif sebagaimana diberitakan jubir.id

Hal ini diungkapkan Kapolda Latif seusai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penjabaran Program Prioritas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui sarana video conference (vicon), Rabu (03/02/2021).

Kapolda Latif menjelaskan, ke depan kegiatan penegakan hukum (Gakkum) hanya untuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menjadi laka lantas.

Kegiatan razia sendiri harus memedomani ketentuan-ketentuan sebagaimana yang diatur di dalam perundang-undangan yang berlaku, yakni PP Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalulintas dan Angkutan Jalan.

“Pemeriksaan kendaraan maupun penindakan masih bisa kita lakukan bila benar-benar dapat membahayakan atau berpotensi terjadinya laka lantas yang membahayakan masyarakat,” katanya.

Nantinya, Kapolres dan propam melakukan pengawasan di lapangan. Masyarakat juga bisa berperan memberikan informasi bila masih ditemukan pelanggaran di lapangan.

Kapolda Latif menegaskan, pemeriksaan kendaraan tidak boleh bersifat statis dan hanya soal-soal administrasi SIM atau STNK saja. Tetapi, dalam kegiatan tetap dapat dilaksanakan mobile atau patroli.

Dalam kegiatan patroli itu, kata Kapolda Latif, bila terdapat pelanggaran dapat dilakukan penindakan terutama tentang kebut-kebutan, balap liar, melawan arus atau pelanggaran yang membahayakan jiwa manusia lainnya.

“Patroli dilakukan secara humanis, tidak melalui razia-razia statis yang terkesan menjebak pelanggar lalu lintas,” demikian Kapolda Latif.

Editor: Cyriakus Kiik

Baca Juga:  KPK, Kejagung, Polri dan BPK Didesak segera Audit Penggunaan APBD Keerom Empat Tahun Terakhir

Komentar