oleh

37 Pejabat dan Nakes Kabupaten Malaka hendak Divaksin Covid-19, Tiga Pejabat Publik Tidak Hadir

BETUN, TIMORline.com-Sedikitnya 37 pejabat publik dan tenaga kesehatan (Nakes) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjalani vaksinasi Covid-19 di Betun, ibukota Kabupaten Malaka, tepatnya di Puskesmas Betun, Rabu (03/02/2021) siang.

Ke-37 pejabat itu terdiri dari 10 pejabat publik. Sedangkan 27 orang lainnya adalah pejabat dan Nakes di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka.

Dari 37 pejabat dan Nakes itu, 10 orang di antaranya pejabat publik dijadwalkan menjalani vaksinasi di sesi pertama. Sedangkan 27 pejabat dan Nakes lainnya dijadwalkan menjalani vaksinasi sesi kedua.

Sepuluh pejabat publik yang dijadwalkan divaksinasi pada sesi pertama adalah:
1. Daniel Bria (Kasat Pol PP Kabupaten Malaka);
2. Ferdinand Un Muti (Kadis Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Malaka);
3. Adrianus Tutu Nenometo (Anggota DPRD Kabupaten Malaka);
4. Silvester Leto (Asisten II Setkab Malaka);
5. Yoseph Parera (Asisten III Setkab
Malaka);
6. Gabriel Seran (Kaban Penanganan Bencana Daerah Kabupaten Malaka);
7. Marselina Febiyanti Fanu (anggota DPRD Malaka);
8. Veronika Flora Fahik (Kaban Kepegawaian Daerah Kabupaten Malaka);
9. Aloysius Werang (Kaban Keuangan Daerah Kabupaten Malaka);
10. Fransiskus Deong (anggota Sat Pol PP Kabupaten Malaka).

Satu-satunya pejabat publik yang lolos vaksinasi Covid-19 adalah Adrianus Tutu Nenometa, anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi Partai NasDem. Tampak Adrianus sementara divaksin petugas. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Terpantau, dari 10 pejabat publik ini, satu-satunya pejabat publik yang lolos vaksinasi Covid-19 adalah Adrianus Tutu Nenometa, anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi Partai NasDem.

Sedangkan, tiga pejabat lainnya tidak hadir, yakni Aloysius Werang (Kaban Keuangan Daerah Kabupaten Malaka), Veronika Flora Fahik (Kaban Kepegawaian Daerah Kabupaten Malaka) dan Marselina Febiyanti Fanu (anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi Partai Golkar).

Sementara enam pejabat lainnya tidak divaksin. Sebab, suhu tubuh dan tensi darah dengan hasil bervariasi menyatakan para pejabat itu belum bisa divaksin.

Baca Juga:  Nama Presiden Jokowi dan Bupati Simon Nahak Disebutkan dalam Puisi 'Tanah Airku' Anak PAUD HTM Betun

Asisten III Yoseph Parera adalah salah satu pejabat publik yang belum bisa divaksin. Sebab, hasil tensi darahnya tinggi sekali. Dia juga selama ini punya gejala gula darah.

Kasat Pol PP Kabupaten Malaka Daniel Bria, termasuk pejabat lainnya yang belum bisa divaksin. Sebab, saat pemeriksaan darah, tensinya mencapai 280.

“Ini tinggi sekali. Petugas tidak mau vaksin. Saya juga tidak mau divaksin. Saya mau divaksin kalau tensi darah saya 120”, kata Kasat Daniel, seusai pemeriksaan darah.

Suasana kegiatan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Betun, Rabu (03/02/2021). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Selain 10 pejabat publik, di sesi kedua ada 27 pejabat dan Nakes di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka yang dijadwalkan melakukan vaksinasi Covid-19.

Direktris Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Oktelin Kaswadie adalah salah satu pejabat di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka yang lolos vaksinasi Covid-19.

Sedangkan Kadis Kesehatan Kabupaten Malaka, Paskalia Frida Fahik, saat berita ini diturunkan sedang antrian untuk pemeriksaan darah.

Nakes lainnya juga sedang antrian untuk menjalani vaksinasi Covid-19.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar