oleh

Kapolda Banten Imbau semua Anak Bangsa Tegakkan Hukum Cegah Ujaran Kebencian dan SARA di Medsos

SERANG, TIMORline.com-Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto mengimbau semua anak bangsa menegakkan hukum guna mencegah ujaran kebencian di media sosial (medsos) yang mengandung Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Sebab, ujaran kebencian yang mengandung SARA dapat memecah-belah umat, suku dan ras.

Sebaliknya, sebagai anak bangsa berkewajiban terus berusaha menjaga kedamaian di tengah masyarakat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu ditegaskan Kapolda Banten Irjen Rudy Heryanto kepada media seusai bersama-sama dengan sejumlah pejabat Polda Banten mengikuti Courtessy Call Kapolri dengan Ketua Umum Rabithah Alawiyah Pusat melalui Video Conference di Ruang Vicon Mapolda Banten.

Vicon ini bersamaan dengan kunjungan Kapolri di Kantor Pusat Rabithah Alawiyah di Jln. TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (30/01/2021).

Para pejabat Polda Banten saat mendampingi Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heryanto mengikuti Vicon dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat berkunjung di Kantor Pusat Rabithah Alawiyah, Jakarta Selatan, Sabtu (30/01/2021). (Foto: PPWI Nasional).

Saat Vicon, Kapolda Rudy didampingi Dirbinmas Polda Banten, Koorspripim Polda Banten, Pamen Ditintelkam Polda Banten, Pamen Humas Polda Banten dan Pamen Roops Polda Banten.

Kapolda Rudy menjelaskan, dalam kunjungan di Kantor Pusat  Rabithah Alawiyah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan ke depan antara Umara dan Ulama bersinergi dalam melakukan banyak hal.

Selain itu, Kapolri juga menerima masukan bagaimana Polisi mampu memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat dalam kegiatan yang berbentuk Harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat).

“Rabithah Alawiyah memiliki peran penting dalam pembinaan masyarakat secara umum. Ini tak terlepas dari struktur Rabithah yang memiliki 68 DPC di seluruh Indonesia,” jelas Kapolda Rudy.

Kapolda Rudy lebih jauh menekankan perlunya upaya penegakkan hukum terkait ujaran kebencian di media sosial yang mengandung SARA yang bisa memecah umat, suku maupun ras.

Upaya penegakkan hukum ini, menurut Kapolda Rudy, merupakan tugas kita bersama baik Polri maupun Rabithah Alawiyah sebagai bagian dari anak bangsa untuk terus berusaha menjaga kedamaian di tengah masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI”, demikian Kapolda Rudy.

Baca Juga:  Front MATA MERA Desak Polda NTT Tangkap Bupati Lembata

Kapolda Rudy juga mengungkapkan kalau Kapolri meminta para Kapolda untuk melakukan silaturahmi dan komunikasi dengan para ulama dan habib.

Komunikasi ini dimaksudkan untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, karena keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama

“Kami, para Kapolda dan jajaran juga diminta Bapak Kapolri untuk bersama-sama bersinergi dengan ulama dan habib guna mencegah penyebaran Covid-19 dengan cara mengedukasi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Di sini, bantuan para habib yang harus menjadi contoh bagi umat”, demikian Kapolda Rudy.

Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan, program prioritas Jenderal Polisi Listyo Sigit adalah menjalin silaturahmi dengan tokoh-tokoh agama.

“Tadi kami jajaran Polda Banten mengikuti zoom meeting Courtessy Call Kapolri dengan Ketua Umum Rabithah Alawiyah. Tujuannya untuk menjalin sinergitas, silaturahmi, kerjasama sekaligus koordinasi dengan para ulama Indonesia,” demikian Kombes Edy Sumardi.

Editor: Cyriakus Kiik
Sumber: PPWI Nasional

Komentar