oleh

Video! SK Guru  TKD 2020 Dibagi pada Malam Hari, Krispina Maria Loin Nyaris Dilempar Bupati TTU 

KRISPINA Maria Loin adalah salah satu guru Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau guru Non Pegawai Negeri Sipil (Non PNS) atau Tenaga Kontrak Daerah (TKD) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia mengajar di SDN Buta Kecamatan Insana pada 2004. Sepuluh tahun kemudian, tepatnya 2014, dia diangkat Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes menjadi  guru TKD.

Pada 8 Desember 2020, sehari sebelum Pilkada Kabupaten TTU 9 Desember 2020,  semua guru TKD yang belum mendapat SK TKD, termasuk Krispina Maria Loin, dikumpulkan di Aula Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten TTU. Setelah berkumpul, semua guru itu  diarahkan ke Range-Kebun Milik Bupati Raymundus.
Sebelum ke Range-kebun milik Bupati Raymundus, kepada mereka diinformasikan kalau   pembagian SK TKD bagi para guru  akan dilakukan di sana.  Di sana, para guru menunggu kedatangan Bupati Raymundus hingga pukul  22.00 wita atau jam 10 malam.
Baca Juga:  bankNTT Bantu Pemkab Malaka Satu Unit Mobil Tangki Air Bersih
Nina Fernandes, Kepala Bidang Pengembangan Karier pada Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten TTU  lalu membacakan   nama-nama guru TKD yang hadir satu per satu untuk menerima SK.
Nama Krispina Maria Loin juga dibacakan Nina  di hadapan Bupati Raymundus. Saat itu, Bupati Raymundus mengakui kalau SK Krispina  ada. Tetapi, SK itu akan diberikan kepada Krispina kalau dia berkata jujur.
Mengapa Bupati Raymundus menuntut kejujuran Krispina? Menurut Bupati Raymundus, Krispina pernah  mencaci-makinya dan memfasilitasi kampanye Paket FRESH, salah satu pasangan calon peserta Pilkada Kabupaten TTU 2020.
Saat itu, hadir Kepala Dinas PKO Kabupaten TTU Yoseph Mokos dan Kepala BKD Kabupaten TTU Fransiskus Tilis  yang juga  menjabat Plt. Sekda Kabupaten  TTU.

Komentar