oleh

Polisi Bongkar Sindikat Sabu Senilai Rp156 Miliar di Jakarta Pusat

JAKARTA, TIMORline.com-Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengagalkan upaya penyelundupan sabu senilai Rp156 miliar yang dilakukan sindikat narkoba. Tak tanggung-tanggung, sabu sebanyak 201 kilogram tersebut berhasil disita di salah satu hotel di Kawasan Petamburan Jakarta Pusat pada Selasa (22/12/2020) malam.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo menjelaskan, informasi upaya penyelundupan itu diperoleh pihaknya
dari masyarakat. Pihaknya kemudian melakukan pengintaian ke sebuah mobil yang diduga membawa narkoba.

Setelah diikuti, mobil diparkirkan di salah satu hotel kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. “Ada indikasi di dalam mobil tersimpan narkoba jenis sabu, sehingga kita buntuti. Dari sore hingga malam, mobilnya berhenti di wilayah Petamburan,” katanya.

Hendro menjelaskan, kepolisian berhasil meringkus dua orang pelaku yang diduga bagian dari jaringan narkoba jenis sabu.

“Kita menangkap dua pelaku, dan akan kita lakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya,” ujar dia.

Tak hanya pelaku, kepolisian juga menyita 196 paket sabu atau kurang lebih berjumlah 201 kilogram.

“Dari 201 kilogram sabu ini, kita bisa menyelamatkan seratus juta jiwa manusia. Kalau kita rupiahkan jumlahnya Rp156 miliar,” papar dia.

Kepolisian saat ini masih mendalami keterangan kedua pelaku. Tak menutup kemungkinan di dalam sindikat narkoba ini masih ada pelaku lain atau barang bukti lagi

Dalam penyelidikan, polisi kemudian menangkap 10 pelaku. Dari keterangan mereka berkembang informasi terkait narkoba yang dibawa seorang pelaku lain. Polisi kemudian melacak pelaku tersebut yang dalam rencana awal mereka, akan dibawa ke sebuah hotel di Petamburan.

Sekira pukul 22.00 WIB, polisi berhasil mengamankan barang haram ini dan satu orang tersangka. Sehingga, total tersangkanya ada 11 tersangka,” ujar Yusri.

Ke-11 pelaku ini merupakan jaringan internasional. Polisi mencurigai barang haram tersebut berasal dari Timur Tengah. Hal itu diketahui dari kode “55” yang tertera dari paket sabu sebanyak 196 paket tersebut.

Baca Juga:  Anakan Jambu Mente Didrop, Pupuk Fortile Dibagikan ke Poktan di Malaka

Dalam kasus ini, pelaku terancam Pasal 114 KUHP dan UU No 35 Tahun 2010 tentang Penyalahgunaan Narkoba.

Editor: Cyriakus Kiik
Sumber: Liputan6.com

Komentar