oleh

Amerika Serikat Akui Kedaulatan Maroko atas Wilayah Sahara Barat

NEW YORK, TIMORline.com-Perwakilan Tetap Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Duta Besar Kelly Craft, secara resmi menyurati Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal PBB, memberitahukan tentang isi Pernyataan yang dikeluarkan Presiden AS Donald Trump yang mengakui kedaulatan penuh Kerajaan Maroko atas seluruh wilayah Sahara Barat.

Dalam surat tertanggal 15 Desember 2020 yang ditujukan kepada Presiden Dewan Keamanan, yang salinannya juga dikirim ke Sekjen PBB, Duta Besar AS menegaskan, Pernyataan resmi yang dikeluarkan Presiden Trump mengakui, “Seluruh wilayah Sahara Barat adalah bagian dari Kerajaan Maroko”.

Dalam surat yang akan diedarkan sebagai dokumen resmi Dewan Keamanan ini, Craft mengatakan, Pernyataan AS itu juga menegaskan Proposal Otonomi Maroko adalah “satu-satunya dasar untuk solusi yang adil dan langgeng atas sengketa di Wilayah Sahara Barat”.

Salinan Pernyataan Presiden Donald Trump tentang Sahara Maroko dilampirkan pada surat Craft kepada Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal PBB.

Dengan demikian, Pernyataan ini menegaskan kembali dukungan AS untuk Proposal Otonomi Maroko yang serius, kredibel dan realistis sebagai satu-satunya dasar untuk solusi yang adil dan langgeng bagi penyelesaian sengketa atas wilayah Sahara Barat.

Amerika Serikat percaya bahwa Negara Sahrawi yang merdeka bukanlah pilihan yang realistis untuk menyelesaikan konflik dan otonomi asli di bawah kedaulatan Maroko adalah satu-satunya solusi yang layak,” demikian terbaca pada dokumen bersejarah itu.

Craft dalam suratnya mendesak agar Program Otonomi Maroko segera diimplementasikan di wilayah Sahara Barat.

“Kami mendesak para pihak untuk terlibat dalam diskusi tanpa penundaan, menggunakan rencana otonomi Maroko sebagai satu-satunya kerangka kerja untuk menegosiasikan solusi yang dapat diterima bersama,” kata Craft.

Baca Juga:  Lengkapi Peralatan Medis Covid-19, Dinkes NTT Terus Berbenah

Editor: Cyriakus Kiik (PERSISMA/Red)

Komentar