oleh

Viral! Sopir Truk asal Flores Dipukul Orang Berseragam di Pelabuhan Lembar

SEORANG sopir truk tronton warna merah dipukul orang berseragam di Pelabuhan Lembar Kabupaten Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Saat ini, peristiwa tersebut sedang viral di media sosial. Martin Meotoda, salah satu warganet, memosting video tersebut di akun facebooknya.

Pada bagian bawah video itu diberi keterangan: ‘sedang VIRAL sopir Truk Asal Bejawa Dipukul Di Pelabuhan LEMBAR LOMBOK’.

Dari keterangan video itu, korban diduga berasal dari Bajawa, Flores bagian tengah Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun tidak diketahui namanya.

Beberapa orang terlihat sebagai pelaku. Di antara para pelaku, ada yang berseragam loreng, bertopi baret dan bersepatu boneng.

Ada pula yang berpakaian bebas. Tidak diketahui pasti siapa yang memukul korban terlebih dahulu, apakah yang berpakaian bebas atau yang berseragam.

Salah seorang di antaranya yang berbaju kaos hitam berusaha mencegah teman lainnnya yang hendak memukul korban. Pelaku lainnya malahan tak henti-hentinya memukul korban.

Awalnya, korban berusaha bertahan di depan stir. Tetapi, rupanya ada pelaku yang mendapati dan memukul korban di depan stir. Bahkan, korban sempat berteriak sekuat-kuatnya. Tetapi, semakin korban berteriak, pukulan yang diterimanya pun semakin menggila. Sampai-sampai baju kaos yang dikenakan korban pun sobek.

Terakhir, terlihat korban ditarik turun paksa para pelaku. Kepalanya mengenai tanah terlebih dahulu. Rupanya, korban yang berpostur tubuh besar itu mengalami sakit parah dan sudah tidak berdaya. Sehingga, saat ditarik-turun, tubuh korban jatuh tergeletak di tanah tak bergerak.

Sudah begitu, salah seorang pelaku yang berseragam menendang korban di kakinya menggunakan sepatu boneng yang dipakainya empat kali. Tak puas, pelaku ini menendang lagi korban di kepalanya dua kali. Pelaku lainnya menginjak korban di perut sekalian membalikkan tubuh korban.

Baca Juga:  Pemkab dan Bawaslu Malaka Tandatangani NPHD Senilai Rp7,1 Miliar

Salah satu warga Bajawa di Lombok melalui keluarga di kampung halaman So’a-Bajawa kepada TIMORline.com, Senin (20/12/2020) malam, membenarkan kalau korban adalah warga Bajawa.

Tetapi, korban dipukul petugas keamanan Pelabuhan Lembar sangat beralasan. “Dia (korban, red) salah karena tabrak tiang pelabuhan”, katanya.

Diinformasikan juga kalau saat mengemudikan truk, korban dalam keadaan mabuk. Bahkan, petugas minta baik-baik turun dari mobil, dia tidak mau. Karena bersikeras tidak mau turun dari mobil, petugas pelabuhan emosi dan pukul dia. Sehingga, dia menangis teriak-teriak.

Informasi terkini menyebutkan kalau korban saat ini dalam keadaan baik-baik.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar