oleh

TPDI Minta KPK Hukum Mati Menteri Edhy Prabowo dan Juliari P. Batubara

JAKARTA, TIMORline.com-Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) untuk menghukum mati dua menteri Kabinet Kerja Indonesia, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo dan Menteri Sosial RI Juliari Peter Batubara, dan kawan-kawan (dkk).

Permintaan itu disampaikan Petrus melalui rilisnya ke redaksi TIMORline.com, Minggu (06/12/2020).

Menurut Petrus, permintaannya sangat beralasan. Sebab, komitmen Firli Bahuri untuk menghukum mati koruptor dana Pandemi Covid-19 bukanlah pepesan kosong.

“Hukuman mati itu landasan hukumnya sangat jelas”, tandas Petrus, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Mengutip Pasal 2 ayat (1) UU tersebut, Petrus menyebutkan, “Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian begara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun . . .”.

Selanjutnya, dalam Pasal 2 ayat (2) UU tersebut, dikatakan, “Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkan”.

Dalam Penjelasan Resmi Pasal 2 ayat (2), kutip Petrus, “keadaan tertentu” dimaksudkan sebagai pemberatan bagi pelaku tindak pidana korupsi apabila tindak pidana tersebut dilakukan pada waktu negara dalam keadaan bahaya sesuai dengan UU yang berlaku, pada waktu terjadi bencana alam nasional, sebagai pengulangan tindak pidana korupsi atau pada waktu negara dalam keadaan krisis ekonomi”.

Advokat Peradi senior itu menjelaskan, dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, para koruptor sepertinya tidak peduli dengan kondisi itu. Padahal, para koruptor semestinya tahu kalau saat ini seluruh dunia menghadapi bencana non alam pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Diduga, Laporan Polisi Herman Mbawa Disandera Penyidik Polres Manggarai

Menteri Edhy Prabowo dan Juliari Peter Batubara malahan dikenai Operasi Tangkap Tangan atau OTT di saat dunia dan Indonesia dilanda pandemi Covid-19.

“Dampak pandemi ini sangat terasa. Banyak negara termasuk Indonesia terbawa dalam kondisi krisis ekonomi”, katanya.

Atas kenyataan kondisi bangsa yang demikian saat ini, Petrus menantang KPK dan Ketua-nya Firli Bahuri tidak kendor dan menunjukkan komitmennya menghukum mati koruptor. Hukuman serupa dapat dijatuhkan kepada Menteri Edhy Prabowo dan Juliari Peter Batubara.

Sebab, landasan hukum menghukum mati koruptor sudah ada, peristiwa pidananya sudah ada, kondisi negara dalam keadaan Pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi nyata ada.

Jadi, membawa tersangka ke persidangan hingga Pengadilan memvonis  mati dan mengeksekusinya, sangat ditunggu 270 juta rakyat Indonesia”, demikian Petrus.

Editor: Cyriakus Kiik

Komentar