oleh

Ketua KPU Malaka Diduga Terlibat Konvoi Kampanye SN-KT, Pelapor dan Dua Saksi Klarifikasi di Bawaslu

BETUN, TIMORline.com-Kasus dugaan keterlibatan Ketua KPU Malaka Makarius Bere Nahak dalam konvoi kampanye Pasangan Calon (Paslon) Nomor 1 SN-KT pada Jumat, 13 Nopember 2020 lalu, selangkah lebih maju.

Seorang pelapor dan dua orang saksi dugaan itu akhirnya memenuhi undangan pihak Bawaslu Malaka melalui Sentra Penegakkan  Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk melakukan klarifikasi pada Rabu (25/11/2020). Pelapor dan dua saksi tersebut adalah Militan Tim Pemenang Paslon Nomor 2 SBS-WT.

Saat klarifikasi di Sentra Gakkumdu Bawaslu Malaka, Pelapor dan kedua saksi didampinngi Tim Hukum SBS-WT Paulus Seran Tahu, SH, MHum.

Klarifikasi itu sendiri dilakukan di hadapan Tim Hukum Bawaslu, antara lain Wilfrifus Son Lau, SH, MH.

Polce, begitu akrabnya Paulus Seran Tahu, seusai klarifikasi di Sentra Gakkumdu Bawaslu Malaka kepada TIMORline.com, menjelaskan, klarifikasi itu dilakukan Gakkumdu Bawaslu setelah mempelajari dan mengkaji laporan Pelapor.

Dalam kajiannya, kutip Polce, Gakkumdu Bawaslu menyatakan laporan Pelapor memenuhi syarat materiil dan formil untuk diproses lebih lanjut.

Dalam kasus ini, sebagai Pelapor adalah Alfredianus Moruk. Sedangkan para saksi adalah Maksimus Remigius Hane dan Stefanus Alfridus Bria.

“Kita minta Ketua KPU Malaka diproses secara hukum. Jangan menunggu masyarakat marah”, tandas Polce.

Menurut Polce, dugaan keterlibatan Ketua KPU Makarius menandakan kalau penyelenggara tidak netral. Karena itu, para komisioner harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai aturan dan kode etik yang ada.

Dalam konvoi tersebut, kutip Paulus, Ketua KPU Makarius menggunakan mobil dinas bernomor polisi DH 1028 WU.

“Bila memang Ketua KPU Makarius dan komisioner lainnya ingin menjadi tim sukses Paslon tertentu, sebaiknya mengundurkan diri dari komisioner. Jangan tunggu diturunkan paksa masyarakat”, demikian Polce.

Baca Juga:  Tokoh Pers Indonesia Jakob Oetama Meninggal Dunia

Alfredianus Moruk melaporkan Ketua KPU Makarius ke Bawaslu pada Kamis, 19 Nopember 2020.

Dalam laporan itu, Alfredianus  mengajukan beberapa saksi. Dua orang di antaranya  Maksimus Remigius Hane dan Stefanus Alfridus Bria. Sedangkan bukti yang diajukannya berupa foto dan video.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar