oleh

GSK: SBS-WT itu Utusan Tuhan untuk Memimpin Malaka

BETUN, TIMORline.com-Partai Demokrat sebagai salah satu pengusung Pasangan Calon (Paslon) Nomor 2 dr Stefanus Bria Seran, MPH dan Wendelinus Taolin dalam Pilkada Malaka 2020 mendapat kehormatan dalam kampanye Paslon tersebut di dua desa di Kecamatan Weliman, Senin (16/11/2020).

Kehormatan kepada partai bezutan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu dibuktikan dengan menurunkan salah satu pengurus Partai Demokrat Propinsi NTT Gabriel Suku Kotan, SH, MSi sebagai Juru Kampanye (Jurkam) di kedua desa itu, yakni Desa Laleten dan Ta’aba.

Gabriel Suku Kotan alias GSK (berdiri paling kiri berbaju biru) saat bersama SBS-WT berjalan menuju tenda kampanye di Dusun Fatukres Desa Ta’aba Kecamatan Weliman, Senin (16/11/2020). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Penampilan agitatif Gabriel Suku Kotan yang diakrabi GSK itu sangat menghipnotis massa kampanye yang hadir. Sampai-sampai hampir tidak ada tepukan tangan sebagaimana kampanye-kampanye sebelumnya di tempat lain.

Yang mengejutkan, di hadapan massa kampanye yang hadir, GSK menyatakan, “SBS-WT adalah utusan Tuhan untuk memimpin Kabupaten Malaka”.

Bahkan, menurut GSK, SBS sudah ditentukan Tuhan sejak dalam rahim ibunya ketika masih dalam bentuk setitik darah untuk menjadi Bupati Malaka.

Hal ini terbukti dengan terpilihnya SBS menjadi Bupati Malaka Periode 2015-2021.

SBS-WT saat kampanye di Dusun Fatukres Desa Ta’aba Kecamatan Weliman, Senin (16/11/2020). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

“Periode lalu, SBS berpasangan dengan DA. Kali ini, SBS berpasangan dengan WT. Saya kenal baik WT sejak 10 tahun lalu. Ini pasangan calon yang tepat”, tandas GSK.

Menurut GSK, SBS-WT adalah utusan Allah untuk memimpin Kabupaten Malaka Periode 2021-2026. Karena ini, GSK mengajak masyarakat Kabupaten Malaka khususnya masyarakat Desa Laleten datang ke TPS pada 9 Desember, untuk pilih SBS-WT menjadi Bupati dan Wakil Bupati Malaka dengan mencoblos Nomor 2″, tandas GSK.

Saat berbagi pengalaman berdemokrasi, GSK membandingkan Kabupaten Malaka dengan Kabupaten Lembata yang adalah daerah asalnya.

Menurut GSK, Kabupaten Malaka yang mekar dari Kabupaten Belu belum berumur 10 tahun dibanding Kabupaten Lembata yang mekar dari Kabupaten Flores Timur sudah berumur 20 tahun, jalan rayanya hotmix. Sedangkan jalan raya di Kabupaten Lembata masih banyak yang rusak.

“Kabupaten Malaka lebih maju dari Kabupaten Lembata. Jalan raya dari ujung ke ujung sudah dihotmix”, tandas GSK.

Baginya, SBS ini orang luar biasa. Orang tepat yang dirancang Tuhan untuk memimpin Kabupaten Malaka dengan WT sebagai wakilnya.

GSK sendiri adalah alumni Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Dia adalah pengurus Partai Demokrat Propinsi NTT. Melalui partai ini, GSK pernah menjadi anggota DPRD Propinsi NTT dua periode, yakni 2009-2014 dan 2014-2019.

Dalam Pemilu Legislatif 2019, GSK belum berhasil menjadi anggota DPRD NTT. Kini, GSK kembali ke habitatnya sebagai Advokat/Pengacara.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

Komentar