oleh

Hingga 7 Nopember 2020, Total Lahan Masyarakat yang Dipacul Pemkab Malaka 1.633,24 Ha

BETUN, TIMORline.com-Program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr Stefanus Bria Seran, MPH melalui pemaculan lahan masyarakat setempat secara gratis, terus dioptimalkan.

Data yang diperoleh TIMORline.com dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka, Senin (09/11/2020), mengungkapkan, total lahan milik masyarakat Kabupaten Malaka yang sudah dipacul menggunakan traktor besar (TR4) hingga 7 Nopember 2020 sudah mencapai 1.633,24 Ha.

Luas lahan ini sebagian dipacul menggunakan anggaran dinas. Sebagian lagi menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD).

Dari total jumlah lahan tersebut, lahan yang dipacul menggunakan anggaran dinas seluas 1.244,94 Ha. Sedangkan yang menggunakan ADD seluas 388,30 Ha.

Jumlah luas lahan ini tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Malaka.

Dari laporan yang dikeluarkan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka per 9 Nopember itu diketahui, luas lahan masyarakat Malaka yang paling banyak dipacul Pemkab Malaka adalah lahan milik masyarakat Kecamatan Kobalima.

Di wilayah ini, total jumlah luas lahan masyarakat yang dipacul 287,10 Ha. Sekira 57,57 Ha di antaranya dipacul menggunakan ADD. Sedangkan 229,53 Ha lainnya dipacul menggunakan anggaran dinas.

Setelah Kecamatan Kobalima, menyusul Kecamatan Wewiku. Di wilayah ini, total jumlah luas lahan yang dipacul Pemkab Malaka 280,99 Ha. Sekira 71,93 Ha di antaranya dipacul menggunakan ADD. Sedangkan 209,06 Ha lainnya menggunakan anggaran dinas.

Urutan ketiga ditempati Kecamatan Malaka Barat. Di wilayah ini, total jumlah luas lahan yang dipacul pemerintah 237,44 Ha. Sekira 51,75 Ha di antaranya dipacul menggunakan ADD. Sedangkan pemaculan 185,69 Ha lainnya menggunakan anggaran dinas.

Di urutan keempat, ditempati Kecamatan Weliman dengan total jumlah luas lahan 222,53 Ha. Sekira 67,55 Ha di antaranya dipacul pakai biaya ADD. Sedangkan 154,98 Ha lainnya dipacul menggunakan anggaran dinas.

Baca Juga:  Partai Golkar Resmi Usung SBS-WT di Pilkada Malaka 2020

Bupati Malaka dr Stefanus Bria Seran, MPH yang saat ini sedang cuti untuk melakukan kampanye karena maju calon bupati Kabupaten Malaka dalam Pilkada Malaka 2020 ini, saat dihubungi TIMORline.com melalui akun WhatsApp-nya, menegaskan, pemaculan lahan masyarakat secara gratis di wilayah ini sudah berlangsung sejak 2016.

“Pemaculan lahan masyarakat ini dilakukan pemerintah Kabupaten Malaka secara gratis. Dengan cara ini, pemerintah yakin masyarakat Malaka tidak kelaparan lagi. Sebab, sudah pasti mereka berkelimpahan makanan tiap tahun”, tandas Calon Bupati (Cabup) Malaka Periode 2021-2026 ini.

Cabup yang diakrabi SBS ini mengakui, saat ini pemaculan lahan milik masyarakat di Kabupaten Malaka sudah merupakan kebutuhan masyarakat. Sebab, masyarakat sudah merasakan hasilnya.

“Bila dipercaya rakyat, direstui Tuhan dan para leluhur terpilih kembali menjadi bupati Malaka dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, kami akan melanjutkan program balik tanah gratis ini”, kata SBS.

Program balik tanah gratis ini merupakan program unggulan Bupati Malaka SBS bersama DA di awal masa kepemimpinan mereka sejak 2016-2021. Pada pertengahan September 2017, DA meninggal dunia.

Dalam Pilkada Malaka 2020 ini, SBS maju calon lagi menjadi Bupati Malaka Periode 2021-2026. Dia berpasangan dengan Wendelinus Taolin, selanjutnya dikenal dengan SBS-WT.

Untuk kesejahteraan masyarakat Malaka, SBS-WT berkomitmen untuk melanjutkan program balik tanah gratis di periode kedua.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

Komentar