oleh

Kampanye Pilkada Malaka, SBS-WT Komit Berkantor di Mana Saja

OENAEK, TIMORline.com-Pasangan Calon (Paslon) Nomor 2 dr Stefanus Bria Seran, MPH-Wendelinus Taolin yang dikenal dengan nama SBS-WT komit tidak membangun kantor pemerintah dan rumah jabatan bila terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Malaka Periode 2021-2026.

Sebab, keduanya siap berkantor di mana saja. Sehingga, pelayanan masyarakat tidak menjadi masalah.

Komitmen itu dinyatakan SBS-WT di hadapan masyarakat Desa Oenaek dan Desa Bisesmus saat kampanye Pertemuan Terbatas di kedua wilayah itu, Sabtu (07/11/2020).

Penegasan komitmen SBS-WT itu juga sudah disampaikan dalam Debat Publik Antarpasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka di Betun pada Rabu, 4 Nopember 2020.

Dalam orasinya di hadapan massa yang hadir, SBS sebagai Calon Bupati (Cabup), menegaskan, di mana ada rakyat di situ ada kantor. Tidak harus kerja di kantor.

Sebab, sesuai dengan perkembangan saat ini, para pemimpin bisa kerja dari rumah atau dikenal dengan istilah work from home. Malahan dikembangkan menjadi kerja di mana saja atau work from anywhere.

SBS lebih jauh meminta massa yang hadir untuk memilih pemimpin yamg pro rakyat. “Jangan pilih pemimpin atau bupati yang ingat diri. Tetapi, pilihlah pemimpin atau bupati yang kerja untuk rakyat”, kata SBS.

Selama masyarakat Kabupaten Malaka masih berjalan di jalan yang rusak, masih lapar dan tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai untuk melayani masyarakat, kata SBS, dia bersama wakilnya tidak bangun kantor atau rumah jabatan.

Sebagai simulasi pembuktian komitmennya bekerja bagi rakyat dan kerja di mana saja, SBS langsung meminta ajudannya untuk membawa dan menunjukkan meja dan kursi kerjanya di hadapan massa yang hadir. Meja dan kursi itu selalu dibawa dalam mobil ke mana saja dia pergi.

Setelah menerima meja dan kursinya, SBS mempraktikkan bagaimana kerja di mana saja. Dia lalu menunjukkan kepada massa yang hadir menandatangani surat atau berkas dari luar kantor melalui handphone androidnya.

Setelah menandatangani foto dirinya, SBS membagikannya kepada Ketua Tim Keluarga Alfons Klau dan beberapa wartawan.

Bahkan, kepada massa yang hadir, SBS sempat memperlihatkan tikar satu lembar. Menurut SBS, tikar itu dipakai untuk terlibat duduk adat bila itu diperlukan.

Sebelum mengakhiri orasinya, SBS sempat menanyakan beberapa hal kepada massa yang hadir. Antara lain, apakah di antara massa yang hadir itu ada yang pernah berobat?

“Kalau berobat, bayar atau tidak? Berobatnya di mana saja”, tanya SBS. Serentak, massa menjawab tidak bayar. Biasanya mereka berobat di Puskesmas, rumah sakit Betun, rumah sakit Atambua dan rumah sakit Kupang.

“Siapa punya program yang bagus sekali seperti itu? Tolong kasih tahu saya supaya saya cari dia untuk pilih orang yang baik hati seperti itu menjadi Bupati Malaka pada 9 Desember mendatang”, tantang SBS yang mengundang tawa massa yang hadir.

Terakhir, SBS mengundang massa yang hadir untuk mengajak keluarga lainnya supaya datang ke tempat pemungutan suara atau TPS pada 9 Desember 2020 untuk Coblos Nomor 2 SBS-WT.

“Kita pasti menang. Menang besar. Saya sudah tahu itu karena saya ini orang statistik. Saya sudah tahu hitungan menangnya”, demikian SBS disambut tepuk tangan meriah massa yang hadir.

Kampanye dengan konten yang sama disampaikan SBS juga di Desa Bisesmus.

Selain SBS-WT, Tim Pemenangan juga menyebar untuk melakukan kampanye di dua titik itu. Sedangkan SBS-WT sebagai Paslon berkeliling untuk menyampaikan kepada warga kedua desa kalau keduanya maju calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka Periode 2021-2026.

Paslon SBS-WT didukung enam partai politik dengan jumlah 20 kursi. Keenam partai politik itu adalah Partai Golkar, NasDem, Demokrat, Hanura, Gerindra dan PDI Perjuangan.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar