oleh

KSAD Andi Perkasa Ajak Penyandang Disabilitas Makan Siang di Mabesad

-Nasional-129 views

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa makan siang bersama pekerja bangunan penyandang disabilitas Sandi Rihata makan siang di ruang kerjanya, Minggu (25/10/2020).

JAKARTA, TIMORline.com-Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menunjukkan simpati dan empatinya kepada penyandang disabilitas. Andika mengundang Sandi Rihata, pekerja bangunan penyandang disabilitas untuk makan siang di ruang kerjanya, Mabesad, Jakarta Pusat.

Andika sebelumnya mendatangi Sandi yang sedang bekerja di Mabesad. Ketika itu mantan Komandan Paspamres ini sedang berolahraga pagi dengan bersepeda. Mengetahui Sandi bekerja bersama tukang bangunan lainnya, Andika berhenti dan menyapa.

“Mas Sandi, apa kabar, pagi ini sudah sarapan belum?,” kata Andika, dikutip dari akun media sosial Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), Minggu (25/10/2020), sebagaimana disiarkan iNews.id.

Sandi pun menjawab dirinya sudah sarapan dengan gorengan dan kopi. Mendengar jawaban tersebut, Andika pun terkejut. “Aduh, masak hanya gorengan, ya sudah nanti makan siang bareng saya, ya,” ucapnya.

Dengan raut wajah tidak percaya dan malu, Sandi langsung mengiyakan ajakan tersebut.

Tepat di jam makan siang, Sandi didampingi salah satu ajudan pribadi KSAD datang ke ruang kerja Andika. Ketika itu, komandan tertinggi TNI AD ini telah menunggunya. Makanan sudah terhidang di meja.

“Silakan duduk Mas Sandi, ini makan mi bakso-nya spesial nih dengan ayam, ini untuk Mas Sandi nih. Oke, ayo makan,” ucap KSAD.

Di tengah suasana makan siang bersama tersebut terjalin pembicaran santai di antara keduanya. Pembicaraan ringan itu antara lain mengenai rasa makanan maupun kondisi tubuh Sandi.

Kisah Hidup Sandi
Mengenai apa yang terjadi padanya, Sandi lantas menceritakan kisah hidup yang dia alami.

Baca Juga:  Badan Pengelola Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Energi Istiqlal

“Kata orang tua saya, saat masih ngandung tuh kan sakit perutnya, terus dipijit-pijit sama dukun beranak. Pas waktu umur 10 bulan saya lahir, nih badan tuh pada biru lemes, terus gak nangis katanya mati suri,” kata dia.

KSAD tampak memperhatikan cerita itu dengan seksama. Usai makan, alumnus Akademi Militer 1987 ini memberikan kejutan berupa hadiah sebuah tas berukuran kecil, yang terdapat logo TNI AD.

“Ini adalah sebuah bentuk perhatian Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Sandi, walaupun memiliki keterbatasan fisik dia tidak pernah menyerah, dan ini adalah hal yang harus dijadikan inspirasi bagi kita semua,” demikian pernyataan Dispenad.

Editor: Cyriakus Kiik
Sumber: iNews.id (*/zen teguh)

Komentar