oleh

Kampanye di Kobalima Timur, SBS Mengaku Bagian Keluarga dari 55 Rumah Adat di Malaka

Kampanye SBS-WT di rumah adat Kolebein Desa Alas Selatan Kecamatan Kobalima Timur, Rabu (07/10/2020). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

BETUN, TIMORline.com-Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malaka Tahun 2020 dr Stefanus Bria Seran, MPH dan Wendelinus Taolin melakukan kampanye Pertemuan Terbatas di Kecamatan Kobalima Timur, wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste, Rabu (07/10/2020).

Di wilayah ini, sebaran lokasi kampanye Paslon yang dikenal dengan SBS-WT ini di dua titik, yakni satu titik di Rumah Adat Kolebein di Desa Alas Selatan dan rumah adat Ati Oan di Desa Alas.

Dalam kampanye ini, Calon Bupati (Cabup) SBS menyatakan, kedatangannya di wilayah itu bukan untuk berkampanye. Sebaliknya, yang dilakukannya adalah hamata atau mengundang atau memberitahu keluarga di wilayah itu kalau dia maju calon bupati lagi dalam Pilkada Malaka 9 Desember 2020 ini.

Kampanye SBS-WT di rumah adat Ati Oan Desa Alas Kecamatan Kobalima Timur, Rabu (07/10/2020). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Melalui hamata, SBS mau memastikan diri kepada keluarga kalau dia maju calon bupati lagi. Sebab, pada Pilkada 2015, SBS maju calon bupati dan saat ini sedang memimpin Kabupaten Malaka.

Lebih lanjut SBS beralasan, hamata dilakukannya dari rumah ke rumah. Sebab, dia telah menjadi bagian dari 55 rumah adat di Kabupaten Malaka saat maju calon bupati pada 2015.

Saat itu, kisah SBS, dia datang bawa sirih pinang dan diikatkatkan sarung adat untuk memohon restu para leluhur secara adat.

Sehingga, kali ini dia datang tidak bawa sirih pinang dan ikat sarung untuk memohon restu leluhur lagi.

“Saya hanya datang hamata atau undang bapak-mama, om-tante dan kakak-adik semua untuk datang ke TPS pada 9 Desember untuk memilih bupati dan wakil bupati Malaka. Pilih Nomor 2, SBS-WT, saya dengan Bapak Wande”, tandas SBS disambut tepuk tangan meriah.

Sedangkan, Calon Wakil Bupati Wendelinus Taolin atau WT mengaku kalau dia adalah adik kandung Ludovikus Taolin yang pernah maju calon bupati bersama-sama dengan Benny Chandradinata sebagai calon wakil bupati dari Partai Gerindra pada Pilkada 2015 lalu.

“Waktu itu kami kalah. Tapi, kali ini saya dan Pak Benny sudah bergabung dengan Pak SBS. Pasti SBS-WT menang. Saya datang bersama semua anggota keluarga Taolin di seluruh Kabupaten Malaka. Saya malu kalau datang sendiri. Saya juga datang untuk menang. Kalau saya datang untuk kalah, saya tidak datang”, kata WT.

Paslon SBS-WT bersama Tim Kampanye di rumah adat Ati Oan Desa Alas Kecamatan Kobalima Timur, Rabu (07/10/2020). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Selain Paslon SBS-WT, Tim Kampanye yang ikutserta dalam kampanye hari ke-7 ini adalah Devi Hermin Ndolu dari PDI Perjuangan, Bria Johanes dari Partai Golkar, Frederikus Seran dari Partai NasDem, Paulus Tolan bersama Yan Modok dan Simon Seran dari Partai Demokrat, dan Herminus Nahak bersama Bernadette Luruk Seuk dari Partai Hanura.

Paslon SBS-WT diusung enam partai politik dengan 20 kursi di DPRD Kabupaten Malaka. Keenam partai itu adalah Partai Golkar (8 kursi), Partai NasDem (3 kursi), Partai Demokrat (2 kursi), Partai Gerindra (3 kursi), Partai Hanura (1 kursi) dan PDI Perjuangan (3 kursi).

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

 

 

 

 

Komentar