oleh

Pemdes Ikan Tuanbeis-Malaka Kembangkan Ikan Air Tawar 4.000 Ekor

BETUN, TIMORline.com-Pemerintah Desa (Pemdes) Ikan Tuanbeis Kecamatan Io Kufeu Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini sedang mengembangkan ikan air tawar sebanyak 4.000 ekor berupa ikan nila 2.000 ekor dan ikan lele jumbo 2.000 ekor.

Untuk kegiatan pengembangan dimaksud, Pemdes Ikan Tuanbeis membuat empat kolam buatan gandeng berupa bak pemeliharaan. Masing-masing kolam diisi 1.000 ekor ikan, yakni 500 ekor ikan nila dan 500 ekor ikan lele jumbo.

Kades Ikan Tuanbeis Kornelis Molo. (Foto: Istimewa).

Kepala Desa (Kades) Ikan Tuanbeis Kornelis Molo kepada TIMORline.com, Sabtu (19/09/2020) sore, menjelaskan, pengembangan ikan air tawar ini dilakukan empat kelompok nelayan, yakni Kelomppok Nelayan Dusun Taekama, Efudini, Titpah dan Oefain.

“Masyarakat senang sekali. Sebab, usaha kelompok ini akan sangat membantu ekonomi rumah tangga mereka”, kata Kades Kornelis.

Dijelaskan, masyarakat setempat pada umumnya petani lahan kering murni. Sebab, wilayahnya adalah pegunungan. Tidak cocok untuk pengembangan ikan air laut.

Tetapi, Pemdes setempat berusaha memperkenalkan dan mengembangkan usaha baru bagi masyarakat.

Kegiatan penggalian kolam ikan di Dusun Efudini. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

“Kita mendorong masyarakat melalui kelompok nelayan yang ada untuk mengenal dan memasuki dunia usaha baru, dunia usaha ikan”, tandas Kades Kornelis.

Terpantau, kolam ikan buatan gandeng itu berukuran 8 x 4 meter. Satu kolam diperuntukkan untuk ikan nila sebanyak 500 ekor. Sedangkan kolam lainnya untuk ikan lele jumbo sebanyak 500 ekor juga.

Tetapi, untuk kondisi saat ini, ikan lele jumbo belum ada karena masih musim panas. Sehingga, kolam ikan masing-masing kelompok nelayan diisi ikan nila sebanyak 1.000 ekor.

Pengembangan usaha ikan air tawar ini dibiayai Pemdes Ikan Tuanbeis menggunakan Dana Desa (DD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2020.

Namun, Kades Kornelis belum bisa memastikan besaran anggarannya.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

 

 

Komentar