oleh

Pos Pol Sub Sektor Ailala Perbatasan RI-RDTL Rusak Parah

Anggota DPRD Malaka Merry Kain saat meninjau Pos Pol Sub Sektor Ailala Desa Alas Utara Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka, Selasa (01/09/2020). (Foto: Eddy Sumantri).

AILALA, TIMORline.com-Pos Polisi Sub Sektor Ailala Desa Alas Utara Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak parah.

Karena itu, Pos Pol Sub Sektor di teritori Republik Indonesia bagian selatan yang berbatasan langsung dengan Distrik Covalima Timor Leste itu perlu mendapat perhatian pemerintahan RI.

Kondisi bangunan Pos Pol Sub Sektor Ailala Desa Alas Utara Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka. (Foto: Eddy Sumantri).

Sebab, kondisi bangunan pos merupakan cermin wajah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di kawasan perbatasan.

Kondisi Pos Pol Sub Sektor Ailala ini terungkap saat kunjungan kerja reses anggota DPRD Kabupaten Malaka Maria Fatima Seuk Kain di Desa Alas Utara, Selasa (01/09/2020).

Dalam sesi dialog kunjungan reses itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Alas Utara Benyamin Suri meminta anggota Fraksi Partai Golkar Maria Kain yang akrab dipanggil Merry itu untuk memperhatikan dan memperbaiki Pos Pol Sub Sektor Ailala. Sebab, sebagian besar bagian atap bangunannya sudah diterbangkan angin. Termasuk bangunan asramanya.

Saat Merry hendak konfirmasi anggota Pos Pol Sub Sektor Ailala yang kebetulan hadir dalam kunjungan reses itu, salah satu anggota pos menolak memberi penjelasan.

Sebaliknya, anggota polisi tersebut meminta Merry untuk berkunjung langsung di Pos Ailala. Biar bisa melihat langsung kondisi pos yang sesungguhnya.

Pos Pol Sub Sektor Ailala Desa Alas Utara Kecamatan Kobalima Timur. (Foto: Eddy Sumantri).

Merespon permintaan Ketua BPD Benyamin dan anggota Pos Pol tersebut, Merry mengajak wartawan didampingi Sekretaris Desa Alas Utara Nikodemus Leki Berek langsung mendatangi Pos Pol Sub Sektor Ailala.

Mereka melihat dan mendapat penjelasan langsung tentang kondisi bangunan pos dan asrama yang rusak parah.

Kepada wartawan, Merry menyatakan, kondisi bangunan pos polisi itu rusak parah. Sebab, sebagian besar atap bangunan pos dan asrama sudah rubuh dan diterbangkan angin.

Merry bilang, dia akan menyampaikan hal ini kepada pemerintah dan Dinas Sosial.

Sebab, menurut dia, Polisi yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di perbatasan harus nyaman baik saat sedang melaksanakan tugas maupun saat istirahat.

“Pemerintah harus menyediakan tempat yang layak bagi Pak polisi di perbatasan”, demikian Merry.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

Komentar