oleh

Selama Pandemi Covid-19, Kabupaten Malaka Ketambahan 586 Jiwa

BETUN, TIMORline.com-Selama pandemi Corona Virus Deases 2019 atau Covid-19, Kabupaten Malaka mengalami penambahan jumlah penduduk 586 jiwa.

Penambahan itu terjadi dalam kurun waktu semester pertama 2020 terhitung 1Januari sampai dengan 30 Juni 2020.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Malaka Ferdynandus Rame yang ditemui di kantornya, Selasa (25/08/2020), menjelaskan, jumlah penduduk Kabupaten Malaka pada 2019 sebanyak 391.136 jiwa.

Pada enam bulan pertama 2020, jumlah itu berubah menjadi 394.864 jiwa.

Dengan demikian, kata Ferdynandus, ada penambahan jumlah penduduk Kabupaten Malaka sebanyak 586 jiwa pada semester pertama 2020.

“Mereka ini datang urus kartu tanda penduduk elektronik atau KTP-e untuk terima bantuan Covid-19. Ini sisi baik pandemi Covid-19. Kalau tidak ada Covid-19, pasti orang tidak urus KTP”, kata Kadis Ferdynandus.

Dari jumlah penduduk terakhir ini, warga Kabupaten Malaka yang wajib punya KTP-e sebanyak 137.918 jiwa. Sedangkan yang punya KTP-e saat ini sebanyak 116.488 jiwa.

“Belum tahu berapa banyak yang ikut Pilkada. Sebab, nantinya yang ikut Pilkada Malaka 2020 adalah mereka yang namanya terdata melalui tahapan pencocokan dan penelitian atau pencoklitan yang dilakukan KPU Malaka”, kata Kadis Ferdynandus.

Mantan Kabag Humas pada Setkab Belu ini mengatakan, banyak warga setempat yang cuek tidak urus KTP-e.

Mereka baru bisa urus KTP saat dalam kondisi darurat. Misalnya, mau terima bantuan, sakit atau mau ikut test pegawai negeri sipil (PNS).

“Syukur ada Covid, jadi orang urus KTP untuk terima bantuan. Makanya kita ketambahan 586 jiwa. Kalau tidak ada bantuan atau tidak sakit, orang masa bodoh, tidak mau urus KTP. Yang disalahkan adalah kami yang di Kantor Dukcapil”, demikian Kadis Ferdynandus.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar