oleh

Kasat Lantas Polres Malaka: Tiada Hari Tanpa Penertiban

-Hukrim-198 views

BETUN, TIMORline.com-Untuk meningkatkan disiplin berlalulintas (lantas) di seluruh wilayah Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pihak Polres setempat terus meningkatkan penertiban.

Penertiban dilakukan setiap hari. Selain penertiban terpusat di titik-titik tertentu, juga dengan cara berkeliling. Untuk itu, seluruh kekuatan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Malaka disebar ke seluruh wilayah Kabupaten Malaka terutama di Kota Betun dan sekitarnya.

Kasat Lantas Polres Malaka AKP Ngakan Artha kepada media di Mapolsek Malaka Tengah, Betun, Selasa (18/08/2020), menjelaskan, untuk meningkatkan disiplin berlalulintas, komitmen mereka adalah tiada hari tanpa penertiban.

Karena itu, Kasat Ngakan mengimbau masyarakat Malaka antara lain selalu menggunakan helm saat berkendara di jalan.

Masyarakat Malaka diingatkan untuk tidak takut polisi. Tetapi, yang paling penting adalah menjaga keselamatan diri selama berkendara.

Selain memakai helm, para pengendara tidak sedang mabuk mimuman keras. Sebab, pengendara yang demikian potensi kecelakaannya 90 persen.

“Siapa pun tidak berharap celaka dalam perjalanan tetapi kalau mengendara sepeda motor dalam keadaan mabuk, risiko celakanya tinggi sekali”, tandas Kasat Ngakan.

Kasat Ngakan juga mengingatkan orangtua untuk melarang anak-anaknya yang masih di bawah umur membawa sepeda motor sendiri ke sekolah atau bepergian pada umumnya. Sebab, sesuai undang-undang, anak-anak di bawah umur dilarang mengendara kendaraan bermotor.

Dalam penertiban yang dilakukan selama ini, Kasat Ngakan dan anggotanya menemukan banyak anak-anak usia sekolah menengah pertama yang ugal-ugalan di jalan. Selain tidak memakai helm, melintas melawan arus dan boncengan lebih dari dua orang.

“Tolong teman-teman wartawan sampaikan kepada keluarga dan masyarakat Malaka umumnya supaya tertib dan disiplin berlalulintas. Berkendara selalu pakai helm, tidak melawan arus, tidak ugal-ugalan di jalan dan anak-anak di bawah umur agar tidak membawa sepeda motor sendiri, apalagi berboncengan”, tandas Kasat Ngakan.

Saat ditemui awak media, Kasat Ngakan bersama anggotanya baru saja selesai melakukan penertiban di Kota Betun dan sekitarnya.

Puluhan kendaraan roda dua berhasil dijaring di beberapa titik dan sekitar Kota Betun.

Para pemilik kendaraan tampak antrian berurusan dengan anggota Lantas untuk mengambil kembali sepeda motornya.

Kepada para pemilik sepeda motor, Kasat Ngakan mengingatkan untuk memakai helm, melengkapi dokumen kendaraan dan membayar pajak.

“Pajak itu pendapatan daerah, sehingga harus dibayar. Jangan tunggak bertahun-tahun. Kalau ketahuan pasti denda. Yaaa, kalau uang banyak, silahkan denda”, demikian Kasat Ngakan.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

 

Komentar