oleh

Cabut Izin PT MMP, Yoel Ulimpa: Terimakasih, Bupati Sorong Buat Sejarah Baru di Papua Barat

JAKARTA, TIMORline.com-Keputusan Bupati Sorong Jhony Kamuru mencabut izin operasi PT Mega Mustika Plantation (MMP) mendapat apresiasi dari anak negeri Moi/Kalaben, Yoel Finse Ulimpa, di Jakarta.

Keputusan bupati itu dinilai merupakan langkah berani dan sejarah baru bagi masyarakat Kabupaten Sorong khusus masyarakat adat Moi/Kalaben yang mendiami Lembah Klaso.

Merespon Keputusan Bupati Jhony, Yoel berterimakasih yang tak terhingga yang tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.

Bupati Jhony dinilainya sudah mendengar keluhan dan tangisan anak negeri di Lembah Klaso sejak 2011 dan ada solusinya pada 2020.

Yoel Finse Ulimpa

Yosel juga berterimkasih kepada sejumlah pihak yang telah berjuang bersama masyarakat adat Moi/Kalaben di Lembah Klaso baik secara pribadi maupun kelompok menolak kehadiran perkebunan kelapa sawit PT MMP.

“Perjuangan kami masyarakat adat Lembah Klaso menolak kehadiran perusahaan perkebunan kelapa sawit PT MMP sudah sembilan tahun. Di waktu yang tepat, Bupati Sorong memberikan kejutan kepada kami dengan memberikan SK Pencabutan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Mega Mustika Plantation( MMP) pada hari Jumat, 14 Agustus 2020”, begitu tulis Yoel Ulimpa di dinding akun facebooknya, Sabtu (15/08/2020).

Sejumlah pihak yang disebut-sebut baik secara pribadi maupun kelompok telah memperjuangkan penolakan perkebunan kelapa sawit PT MMP adalah PD-AMAN Malamoi, PD-AMAN Sorong Raya, LMA-Malamoi, Himpunan Mahasiswa Moi (HIMAMSI), Ikatan Keluarga Besar, Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Kalaben, Yayasan Pusaka Bentala Rakyat, Papua Forest Watch, Belantara Papua-Bengkel Pembelajaran Sesama Rakyat Papua, PBHKP-Perkumpulan Bantuan Hukum Keadilan dan Perdamaian, Gempar-Sorong Raya, Dewan Pemuda Adat Region Papua, Dewan Aman Nasional Region Papua-Barat, Forum Studi Noken Ilmu, Sagu Bakar, Sanggar Alam Semesta Selemkai (SALSES), Pemuda Klaben, DPP-IWARO, IKMR-Ikatan Kampung Malaumkarta Raya, Ikatan Pemuda Pelajar Kampung Klaili Raya, Ikatan Pemuda Plajar Dan Mahasiswa Kampung Kawakek Raya dan Dewan Adat Kalaben.

Yoel berharap, semua kepala daerah di Papua Parat bisa mengambil contoh Bupati Sorong.

“Jika ada perusahaan yang sengaja masuk tetapi tidak memberikan kontribusi kepada masyarakat, izin dicabut saja”, tandas Yoel.

Yoel bahkan memuji Bupati Sorong Jhony Kamuru sebagai bupati terhebat sepanjang masa. Sebab, untuk pertama kalinya Bupati Sorong membuat sejarah baru bagi semua kepala daerah di Papua Barat mencabut izin PT MMP.

“Cuma satu kata. Kaka JK ko andalan, kalo perlu semua investasi di Kabupaten Sorong yang tidak berpihak kepada masyakat kaka ko cabut saja. Kaka ko lanjut saja. Anak Malamoi hebat. Kau hadir untuk menebus dosa kakakmu yaitu Bapak Stevanus Malak”, demikian Yoel Ulimpa.

Editor: Cyriakus Kiik

 

Komentar