oleh

Kenakan Pakaian Adat NTT Saat Pidato Kenegaraan, Presiden Jokowi Dipuji Herman Herry

-Nusantara-1.064 views

JAKARTA, TIMORline.com-Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenakan pakaian adat NTT asal Suku Sabu dalam Sidang Tahunan MPR dan sidang bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/08/2020).

Pakaian adat yang dikenakan Presiden Jokowi itu mendapat pujian dari Ketua Komisi III DPR RI, legislator asal NTT.

Presiden Jokowi tampak ceria dan percaya diri mengenakan pakaian adat tersebut. Sebab, pakaian adat warna hitam yang dikenakannya megah dikombinasikan dengan corak emas khas Suku Sabu. Pakaian ini memiliki nama sama dengan daerah asalnya yang mendiami Pulau Hai Rawu di Kabupaten Sabu Raijua.

Pakaian adat suku Sabu untuk laki-laki berbeda dengan perempuan. Pada laki-laki, atasannya menggunakan kemeja putih lengan panjang. Sedangkan bawahannya maupun selendang yang dikenakan merupakan sarung tenun.

Selain itu, pada bagian kepala terdapat ikat kepala yang disebut Lehu Ketu. Ikat kepala ini berupa mahkota dengan tiga tiang yang terbuat dari emas.

Ada pun aksesoris lainnya berupa kalung disebut mutisalak, kalung habas, sepasang gelang emas, dan sabuk yang memiliki saku.

Sementara itu pada perempuan, baju adat Suku Sabu ini berupa kebaya dikombinasikan dengan sarung tenun yang membalut di sekeliling kebaya.

Pada bagian pinggang wanita dilengkapi dengan sabuk berupa pending atau ikat pinggang.

Berdasarkan Informasi yang dirilis Kantor Staf Presiden, keputusan Presiden mengenakan busana adat asal Sabu ingin menunjukkan bahwa Indonesia kaya dengan seni kriya, salah satunya tenun yang merupakan bagian dari kekayaan budaya nusantara.

Dengan mengenakan pakaian tradisional, Presiden juga ingin mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk mencintai Indonesia, mencintai produk-produk Indonesia yang juga banyak diproduksi masyarakat lokal

Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang mengenakan pakaian adat Suku Sabu saat pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, hari ini.

Sebagai putra NTT, Herman mengaku bangga dengan pakaian adat yang dipakai Presiden Jokowi.

Politikus asal NTT itu menilai penampilan Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat NTT itu sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Presiden Jokowi atas keberagaman bangsa Indonesia.

Menurutnya, sikap Presiden Jokowi yang menjunjung tinggi nilai-nilai Kebhinekaan patut diapresiasi.

“Saya mengucapkan terimakasih sekaligus mengapresiasi kepedulian Bapak Presiden Jokowi terhadap pakaian adat daerah di tanah air. Saya kira hal itu sebagai bentuk kepedulian Bapak Presiden Jokowi atas keberagaman dan Kebhinekaan kita bangsa Indonesia,” kata politikus yang akrab disapa HH itu.

Editor: Cyriakus Kiik

 

 

Komentar