oleh

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu Bersihkan Sampah di Rotiklot

ATAMBUA, TIMORline.com-Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (14/08/2020), melakukan kerja bakti sebagai upaya penanggulangan dan pembersihan sampah di Rotiklot Desa Fatuketi Kecamatan Kakuluk Mesak, sekira 24 kilometer arah utara Atambua, ibukota Kabupaten Belu.

Kerja bakti ini dipimpin Plt. Kadis Lingkungan Hidup Johanes Andes Prihatin, SE, MSi dan diikuti seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu.

Ikut pula unsur Satgas Kebersihan, unsur Bank Sampah dan unsur Bank Pohon.

Plt. Kadis Dinas Lingkungan Hidup Johanes Andes Prihatin di sela-sela kerja bakti mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama di tepi jalan umum, sungai atau di tempat-tempat yang bukan peruntukannya untuk pembuangan sampah.

Kadis Johanes beralasan pemerintah telah menyiapkan fasilitas berupa tempat pembuangan sementara yang tersebar secara merata di 12 kelurahan dan beberapa kecamatan sekitar Kota Atambua.

Selain itu, ada pula satu tempat pembuangan akhir sampah di Lelowai Desa Derokfaturene Kecamatan Tasifeto Barat.

“Jika volume sampah yang dibuang masyarakat tidak dapat ditampung di tempat-tempat yang disediakan, saya minta masyarakat berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup sehingga sampah tersebut dapat diarahkan pembuangannya ke TPS Lelowai”, kata Kadis Johanes.

Kadis Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu itu juga mengatakan, kerja bakti itu merupakan salah satu upaya sosialisasi hidup bersih dan sehat.

“Pesan yang kita sampaikan yakni masyarakat tidak membuang sampah sembarangan seperti yang terlihat di lokasi kerja bakti ini”, tandas Johanes.

Mantan Kadis Pariwisata Belu itu juga mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan upaya-upaya persuasif. Tetapi, bila imbauan pemerintah tidak ditaati, bukan tidak mungkin ke depan pemerintah akan terapkan sanksi hukum.

“Kita proses secara hukum mereka yang membuang sampah tidak pada tempatnya”, demikian Kadis Johanes.

Terpantau, sampah bertebaran di sepanjang jalan menuju Perbatasan RI-RDTL. Sampah-sampah itu terdapat di tiga titik yang berada di wilayah Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat dan Desa Fatuketi Kecamatan Kakuluk Mesak.

Kebanyakan berupa sampah rumah tangga dan sejenisnya. Bahkan, ada yang berupa bekas-bekas bongkaran rumah.

“Ini sangat disayangkan. Sebab, membuang sampah tidak pada tempatnya sangat merusak lingkungan, estetika, keindahan, dan lingkungan. Secara medis, sampah termasuk salah satu sumber penyakit. Secara hukum, membuang sampah sembarangan itu ada sanksinya” kata Kadis.

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas pada Dinas Lingkungan Hidup, Inacio Mendes, menyesalkan adanya tindakan oknum masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

“Kami mengimbau masyarakat tidak membuang sampah secara sembarangan. Perbuatan itu bertentangan dengan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah”, kata Inacio.

Inacio berharap masyarakat membantu pemerintah mengawasi lingkungan sekitar. Apabila ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab membuang sampah sembarangan dapat ditegur atau melaporkannya kepada pemerintah setempat” ujar Inacio.

Editor: Cyriakus Kiik

Komentar