oleh

Emanuel Makaraek-Petrus Bere akan Bakar Lilin-lilin Kecil di Desa

BETUN, TIMORline.com-Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka Periode 2021-2025 berkomitmen untuk membangun Kabupaten Malaka dari desa.

“Kami akan bakar lilin-lilin kecil di desa sehingga semua desa di Kabupaten Malaka terang daripada pasang satu lentera besar di Betun tetapi yang terang hanya kota Betun”, tandas Emanuel saat berbicara di hadapan warga Suku Wehun Kaen Leon Desa Naimana Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka, Sabtu (01/08/2020) sore.

Menurut Emanuel, pembangunan Kabupaten Malaka harus dimulai dari desa karena memang desa sangat membutuhkan kehadiran negara.

Selain butuh kehadiran negara, harkat dan martabat Kabupaten Malaka sebagai daerah yang subur dan semangat pembentukan Kabupaten Malaka harus dikembalilan.

Karena itulah, Emanuel yang bernama akrab Nuel itu berharap warga Suku Wehun Kaen Leon bersatu untuk memilih pasangan Emanuel-Petrus.

“Jangan ragu. Pastikan pilihan bapak-mama untuk kami, Emanuel dan Petrus”, kata Nuel.

Sebagai komitmennya, Nuel bilang, bila dia dan Petrus terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Malaka, mereka akan membagi tugas. Sehingga, ada yang di kantor dan ada yang ke kampung. Sebab, keduanya pun berasal dari kampung, dari desa.

Untuk ke desa, Nuel tidak butuh pengawalan dan menggunakan foreder. Dia juga akan datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Bagi Emanuel, harga diri, harkat dan martabat Kabupaten Malaka adalah daerah yang subur dan terkenal dengan pisang.

“Kalau pisang dikelola dengan baik, martabak bisa saja tidak ada di Kabupaten Malaka”, kata Nuel.

Nuel juga menyinggung berbagai programnya antara lain di bidang pendidikan dan kesehatan.

Petrus Bere sebagai bakal calon wakil bupati Malaka, mengatakan, sejak awal sudah berkomitmen untuk kembali ke Malaka setelah mengabdi cukup lama di Kabupaten Belu.

Komitmen itu merupakan responnya terhadap berbagai permintaan masyarakat Malaka untuk maju dalam Pilkada Malaka 9 Desember 2020.

Untuk maju dalam Pilkada ini pun Petrus tidak mempersoalkan posisi, apakah sebagai calon bupati atau calon wakil bupati.

“Mana-mana saja saya mau. Bupati atau wakil bupati, sama saja”, katanya.

Bagi Petrus, untuk membangun Kabupaten Malaka, peran kaum muda sangat penting. Karena itu, bila dirinya menjadi calon wakil bupati untuk Nuel dari unsur kaum muda sebagai calon bupati, harus diterima dan jangan dipersoalkan.

“Kita butuh komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Malaka”, demikian Petrus.

Terpantau, keluarga yang menghadiri pertemuan ini mencapai ratusan orang. Mereka berasal dari wilayah Desa Naimana dan sekitarnya.

Mereka datang menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda dua. Bahkan ada yang jalan kaki.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar