oleh

Sebelum Merdeka, Timor Leste Dipimpin Empat Gubernur Indonesia

PADA 17 Juli 1976, Timor Timur bergabung dengan Indonesia. Dalam perjalanan waktu 24 tahun, Timor Timur dijuluki sebagai propinsi ke-27. Julukan itu berakhir dengan dilakukannya jajak pendapat atau referendum pada 30 Agustus 1999.

Hasil referendum menyatakan Timor Timur merdeka. Sebuah negara baru terbentuk di ujung timur Pulau Timor. Sewaktu masih berstatus propinsi, namanya Timor Timur. Setelah merdeka sebagai negara pada 20 Mei 2002, nama Timor Timur berubah menjadi Timor Leste.

Hitung-hitung, selama bergabung dengan Indonesia 17 Juli 1976 hingga pelaksanaan jajak pendapat 30 Agustus 1999, Timor Timur bergabung dengan Indonesia 24 tahun.

Sebagai propinsi, Timor Timur dipimpin seorang gubernur. Berikut nama-nama gubernur yang memimpin Timor Timur kala itu :

Arnaldo dos Reis Araujo

1. Arnaldo dos Reis Araújo
Arnaldo dos Reis Araújo lahir di Ainaro, Timor Leste pada 14 Mei 1913. Semasa hidupnya pernah menjabat sebagai Ketua Pemerintahan Sementara Timor Timur (PSTT) dari 1975 hingga 1976.

Dia kemudian ditunjuk Soeharto menjadi Gubernur Timor Timur dari 1976 hingga 1978. Selanjutnya, 1982 hingga 1987, Arnaldo menjadi anggota DPR RI.

Ia juga dikenal sebagai pendiri dan Ketua Umum Partai Apodeti. Arnaldo kini telah tiada. Ia meninggal di Dili pada 24 Januari 1988 pada umur 74 tahun.

Guilherme Maria Gonzalves

2. Guilherme Maria Gonçalves
Guilherme Maria Gonçalves lahir pada 1919. Semasa hidupnya ia pernah menjabat Ketua DPRD Timor Timur pada 1977. Di tahun yang sama, ia ditunjuk menjadi Gubernur Timor Timur hingga 1982.

Guilherme wafat di Portugal pada 1999, di usia ke-80 tahun.

3. Mário Viegas Carrascalão
Mário Viegas Carrascalão lahir di Uai-Talibú, Venilale, Baucau pada 12 Mei 1937.

Mario Viegas Carrascalao

Ia menjabat Gubernur pada 1983 hingga 1992. Ia lalu ditunjuk Soeharto menjadi Duta Besar RI untuk Rumania dari 1993 hingga 1997.

Kemudian, dari 1998 hingga 1999, Mário menjadi bagian dari Dewan Pertimbangan Agung (DPA). Ia juga bertindak sebagai penasehat politik presiden B.J. Habibie pada 1999.

Setelah Timor Timur merdeka dengan nama negara Timor Leste, Mario ditunjuk Perdana Menteri Xanana Gusmão kala itu, untuk menempati posisi Wakil Perdana Menteri II pada 2009. Ayah Sonia Viegas Carrascalão ini wafat di Dili, Timor Leste pada 19 Mei 2017 dalam umur 80 tahun.

4. José Abílio Osório Soares
José Abílio Osório Soares lahir di Manatuto pada 2 Juni 1947. Ia adalah Gubernur terakhir Propinsi Timor Timur, sebelum lepas dari Indonesia. Ia memerintah dari 1992 hingga 1999.

Jose Abilio Osorio Soares

Semasa hidupnya, ia terlibat aktif di dunia politik dan dikenal sebagai pendiri Associação Popular Democrática de Timor (Partai Apodeti) yang memperjuangkan integrasi Timor Timur ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun perjuangan itu gagal. Sebab, hasil jajak pendapat 30 Agustus 1999 menyatakan mayoritas masyarakat setempat memilih pisah dari Indonesia.

Abilio sempat divonis tiga tahun penjara terkait kasus pelanggaran HAM berat pasca-jajak pendapat di Timor Timur pada 1999. Hukumannya hanya dijalani tiga bulan setelah naik banding. Setelah bebas pada 2005, Abilio menghabiskan hidupnya di Kupang hingga wafat pada 17 Juni 2007 akibat kanker usus.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar